Selasa, 12 November 2019 Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan - Indeks Berita
 
Pekanbaru Berusia 235 Tahun
Berazam Masalah Banjir Tuntas Hingga Diperingati Secara Meriah

Rabu, 26-06-2019 - 19:11:24 WIB

 



TERKAIT:
 
  • Berazam Masalah Banjir Tuntas Hingga Diperingati Secara Meriah
  •  

    Pekanbaru, berazam.com - Dalam rangka Hari Jadi Pekanbaru ke 235, Pemerintah Kota Pekanbaru melaksanakan aksi bersih-bersih sungai Siak bersama beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

    Lokasi aksi bersih ini diadakan dimulai dari Masjid Nurul Iman, Kelurahan Kampung Baru hingga Rumah Singgah Tuan Kadi.

    Aksi bersih-bersih sungai Siak sendiri dihadiri oleh Walikota Pekanbaru, Forkopimda Pekanbaru, Kepala Dinas, Instansi Badan Pekanbaru, Balai Wilayah Sungai III, BKSDA, BPBD, Basarnas, Kodim 0301 Pekanbaru, Koramil 03 Senapelan, Polresta Pekanbaru, Polsek Senapelan, tokoh ulama, dan tokoh masyarakat serta tokoh peduli lingkungan. Agenda tersebut dibuka oleh Seketaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Ahmad Hijazi.

    Ahmad Hijaz mengatakan Sungai Siak merupakan sungai yang paling dalam di Indonesia, namun Daerah Aliran Sungai (DAS) Siak saat ini termasuk DAS kritis. Kawasan rawan bencana banjir dan longsor, erosi, dan pendangkalan, serta terjadi berbagai macam pencemaran.

    Salah satu yang mencemari Sungai Siak adalah sampah, baik sampah organik dan non organik serta tumbuhan air seperti eceng gondok.


    "Untuk itu perlu dilakukan sebuah aksi yang melibatkan semua pihak dalam aksi bersih ini," ucap sekda.

    Setelah selesainya pembukaan acara, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru juga memberikan perahu fiber untuk Forum Batang Siak. Forum Batang Siak sendiri adalah sebuah kelompok masyarakat peduli sungai siak.


    Setelah selesainya seluruh rangkaian pembukaan acara, kemudian Walikota Pekanbaru yang menggunakan perahu karet dari Badan Sar Nasional (Basarnas) Pekanbaru mengomandoi aksi bersih-bersih sungai Siak.

    Aksi ini juga diikuti oleh tim lainnya dari beberapa perangkat daerah yang terdiri dari beberapa perangkat daerah yang menggunakan perahu dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pekanbaru.


    Selain di sungai Siak, bantaran sungai juga tak luput dari aksi bersih-bersih sungai tersebut. sempadan sungai Siak oleh ASN, petugas kebersihan, komunitas pencinta lingkungan dan berbagai stakeholder lainnya.

    Aksi bersih sungai Siak ini bukan hanya kegiatan seremonial belaka, namun diharapkan melalui aksi yang telah dilakukan dapat menjadi stimulan bagi masyarakat Pekanbaru khususnya di sepanjang tepian Sungai Siak agar lebih peduli terhadap lingkungan dan menimbulkan budaya bersih sungai Siak.

    "Untuk itu, kami selaku panitia pelaksana aksi bersih ini sangat mengapresiasi atas partisipasi aktif tamu undangan dan masyarakat yang hadir untuk mensukseskan aksi bersih sungai Siak pada hari ini," terang Elmawati, selaku Sekretarias Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru.

    Berbagi Bibit

    Tak sampai disitu saja, ternyata Walikota Pekanbaru, Firdaus ST MT, juga memberikan langsung 1000 bibit pohon nangka dan juga durian untuk masyarakat.

    Pembagian bibit pohon tersebut bukan hanya dalam rangka Aksi Bersih Sungai Siak saja, namun juga untuk menyambut Milad Kota Pekanbaru yang ke-235.


    "Jadi hari ini kami juga bagikan 1000 bibit pohon," papar Ketua Umum HUT Pekanbaru ke- 235, Zulhelmi Arifin usai kegiatan.

    Masyarakat yang menerima bibit tersebut tampak sumringah karena langsung diberikan oleh orang nomer satu di Kota Bertuah tersebut.

    Lokasi aksi bersih ini sengaja dipilih di Sungai Siak. Ia menyebut bahwa Sungai Siak itu satu ikon Pekanbaru.

    "Kami juga mengajak masyarakat pun untuk lebih cinta lingkungan dalam aksi ini," jelas Zulhelmi.

    Rapat Paripurna

    Berselang dua hari setelah Aksi Bersih Sungai Siak, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Pekanbaru menggelar rapat paripurna dalam rangka Milad ke-235 Kota Pekanbaru pada Ahad (23/06).

    Paripurna sendiri dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Sigit Yuwono, Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Asisten I Sekdaprov Riau Ahmad Syah Harrofie, Forkopimda, dan para anggota DPRD Kota Pekanbaru serta Camat dan Lurah sekota Pekanbaru.


    Dalam sambutannya, Sigit menceritakan sedikit sejarah singkat dari Kota Pekanbaru yang sebelum bernama Pekanbaru dikenal dengan nama Senapelan. Kemudian menjadi Payung Sekaki yang bermula di muara Sungai Siak.


    Dalam pidato HUT Kota Pekanbaru ke- 235, Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi men