Minggu, 15 Desember 2019 Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan - Indeks Berita
 
Rakor Pemberantasan Pekat di Kuantan Mudik, Pebri Mahmud: Ini Termasuk Program 100 hari Pengurus LAMR Kuantan Singingi

Jumat, 29-11-2019 - 08:03:19 WIB

 
ist


TERKAIT:
 
  • Rakor Pemberantasan Pekat di Kuantan Mudik, Pebri Mahmud: Ini Termasuk Program 100 hari Pengurus LAMR Kuantan Singingi
  •  

    Kuansing, berazamcom - Camat beserta Forkompincam Kuantan Mudik menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pemberantasan Penyakit Masyarakat (Pekat) dan permasalahan sosial lainnya di Aula Kantor Camat Kuantan Mudik Kamis (28/11). Turut hadir dalam kegiatan di maksud Ketua MUI Kabupaten Kuantan Singingi H. Sarpeli, Ketua MKA LAMR Kuantan Singingi Datuk Seri Pebri Mahmud, Kasatpol PP Kuantan Singingi yang diwakili Kabid Penegakan Perda, Kepala Desa, Pemangku Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda se Kecamatan Kuantan Mudik.

    Dalam kesempatan itu Datuk Seri Pebri Mahmud diberikan kesempatan untuk menyampaikan pemberantasan pekat menurut perspektif adat. Pebri Mahmud menyampaikan "sebelum Indonesia Merdeka yang mengatur kehidupan bermasyarakat ini adalah adat, kekuasaan dipegang oleh pemangku adat, dan penegakan hukum waktu itu ditegakkan oleh pemangku adat melalui Dubalang. Adat sudah tuntas mengatur tata kehidupan ber nogori, bilangan lah cukuik langgaian lah datar. Setelah indonesia Merdeka, semua kewenangan dan kekuasaan yang dimiliki oleh Pemangku Adat diserahkan kepada Negara.

    Adat dan budaya disanjung dan diakui sebagai warisan budaya tak benda, namun Pemangku adatnya antara ada dan tiada, tidak ada fasilitas dan dukungan yang diberikan. Namun apa yang terjadi hari ini, setelah 74 Tahun merdeka, negara kembali mengharapkan peran pemangku adat dalam menuntaskan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Untuk itu kewenangan dan kekuasaan yang dulunya diserahkan oleh Pemangku Adat kepada negara sebagian harus dikembalikan, karena "maaf" negara dengan segala fasiltasnya sudah terbukti "gagal" khususnya dalam pemberantasan penyakit masyarakat, pencegahan pengrusakan lingkungan, pembalakan liar, serta peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

    Dalam rapat ini, pemerintah beserta jajaran meminta kepada pemangku adat untuk bersama-bersama berpartisipasi dalam pemberantasan Pekat. LAMR Kabupaten Kuantan Singingi, insya Allah Siap mendukung program ini "pucuk dicinta ulam tiba, sumur digali air datang", persoalan Pekat khususnya di bukit betabuh juga sudah menjadi program 100 hari Pengurus LAMR Kuantan Singingi.

    Dalam rapat tersebut dibuat kesepakatan sebagai berikut:

    PADA HARI INI KAMIS TANGGAL DUA PULUH DELAPAN BULAN NOPEMBER TAHUN DUA RIBU SEMBILAN BELAS, BERTEMPAT DI KANTOR CAMAT KUANTAN MUDIK, KAMI YANG BERTANDA TANGAN DI BAWAH INI FORUM KOMUNIKASI PIMPINAN KECAMATAN, PIMPINAN ORGANISASI MASYARAKAT, MAJELIS ULAMA INDONESIA (MUI) KABUPATEN KUANTAN SINGINGI, LEMBAGA ADAT MELAYU RIAU KABUPATEN KUANTAN SINGINGI, KEPALA DESA SE KECAMATAN KUANTAN MUDIK, KETUA BPD SEKECAMATAN KUANTAN MUDIK, PEMANGKU ADAT, TOKOH MASYARAKAT, TOKOH AGAMA SE KECAMATAN KUANTAN MUDIK MENDUKUNG TERWUJUDNYA KECAMATAN KUANTAN MUDIK YANG BERSIH DARI PENYAKIT MASYARAKAT DAN PERMASALAHAN SOSIAL KEMASYARAKATAN LAINNYA (PETI, PEMBALAKAN LIAR, NARKOBA DLL) BERKOMITMEN UNTUK MENDUKUNG PROGRAM PEMBERANTASAN PENYAKIT MASYARAKAT DAN MASALAH SOSIAL KEMASYARAKATAN TERINTEGRITASI:

    1. Melaksanakan aksi bersama penanggulangan masalah sosial kemasyarakatan seperti PEKAT, PETI, Pembalakan Liar, Narkoba,ngelem dan lain lain di Kecamatan Kuantan Mudik.

    2.Menolak segala bentuk kegiatan yang menjurus kepada PEKAT, Perusakan Lingkungan dan aktifitas lainya yang mengganggu Tramtib dan Keamanan di Kecamatan Kuantan Mudik.

    3.Menyusun Program terpadu yang berlaku bagi semua unsur di Kecamatan Kuantan Mudik.

    4.Menyediakan dan mengoptimalkan seluruh potensi dalam rangka pelaksanaan kesepakatan bersama ini.

    5.Menyediakan sumber daya yang dibutuhkan dalam terwujudnya pelaksanaan kesepakatan bersama ini.

    6.Menyediakan data dan informasi yang di perlukan dalam perwujudan pelaksanaan kesepakatan bersama ini.

    7.Melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kesepakatan bersama ini.

    Semoga kesekapatan dan langkah baik ini dapat dilaksanakan, dan penyakit masyarakat dapat diberantas sampai ke akar-akarnya,pungkas datuk Sri. *

     []Bazm – 8/ rls



     
    Berita Lainnya :
  • Rakor Pemberantasan Pekat di Kuantan Mudik, Pebri Mahmud: Ini Termasuk Program 100 hari Pengurus LAMR Kuantan Singingi
  •  

    Komentar Anda :