Sabtu, 07 Desember 2019 Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan - Indeks Berita
 
Waka I Zulhendri Ketuk Palu Paripurna Pengesahan APBD Kuansing 2020 Sebesar 1,2 Triliun Lebih, Ini Ungkapan Mursini

Senin, 02-12-2019 - 08:36:41 WIB

 
ist


TERKAIT:
 
  • Waka I Zulhendri Ketuk Palu Paripurna Pengesahan APBD Kuansing 2020 Sebesar 1,2 Triliun Lebih, Ini Ungkapan Mursini
  •  

    Kuansing, Berazamcom – Diujung waktu yang di atur regulasi tentang tata cara dan jadwal pengesahan APBD 2020, paling lambat tanggal 30 November 2019 Zulhendri Waka I DPRD Kuantan Singingi mengetuk Palu Pengesahaan APBD Kuansing 2020 sebesar 1.2 triliun, Sabtu malam ( 30/11/2019 ) di ruang Paripurna DPRD Kuansing.

    Zulhendri yang didampingi Waka II DPRD Kuansing Juprizal usai sidang langsung menyerah buku APBD Kuansing 2020 kepada Bupati Kuantan Singingi H. Mursini

    Seusai Kesepakatan pengesahaan APBD tersebut bupati dalam pidato nya menyampaikan, “Apresiasi dan terima kasih kepada anggota DPRD Kuansing yang sudah sepakat Ranperda yang di sampaikan pemerintah dan menjadi APBD”, ujarnya.

    Penyusunan ini sudah melalui proses yang panjang dan sesuai dengan tahapan –tahapannya, tentu ini hasil kerjasama yang baik antara pemerintah ( Tim TAPD ) dengan lembaga DPRD.

    Selain itu Mursini juga menyebutkan, “Pemerintah akan komitmen untuk mengoptimalkan semua potensi sumber pendanaan pemerintah pusat, Provinsi maupun pemerintah Kabupaten sesuai dengan prinsip sinergisitas yang menjadi Ruh RPJM Kuansing 2016-2021”.

    Sementara diketahui berdasarkan Ranperda yang di sampaikan pemerintah pada 2020 pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp 1,24 Triliun. Dengan rincian Pendapatan Asli Daerah (PAD) diproyeksikan sebesar Rp 101,9 Miliar.

    Kemudian Dana perimbangan diproyeksikan sebesar Rp 898,8 miliar. Kemudian lain-lain pendapatan yang sah diproyeksikan sebesar Rp 247,5 miliar.

    Disampaikan Mursini, adapun prioritas dan plafon anggaran sementara dituangkan dalam penjabaran RAPBD Tahun Anggaran 2020 dengan penjelasan pertama belanja tidak langsung diproyeksikan sebesar Rp 789,4 miliar.

    Alokasi belanja tidak langsung diperuntukan bagi belanja pegawai, belanja hibah, belanja bantuan sosial belanja bantuan keuangan kepada pemerintah provinsi kabupaten/kota dan pemerintahan desa, serta belanja tidak terduga.

    Kemudian belanja langsung pada tahun anggaran 2020 diproyeksikan sebesar Rp 471,0 miliar yang terdiri dari belanja pegawai, belanja barang dan jasa, dan belanja modal.*

     []Bazm - 8



     
    Berita Lainnya :
  • Waka I Zulhendri Ketuk Palu Paripurna Pengesahan APBD Kuansing 2020 Sebesar 1,2 Triliun Lebih, Ini Ungkapan Mursini
  •  

    Komentar Anda :