Selasa, 12 November 2019 Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan - Indeks Berita
 
Banyak Pembahasan, Koni Dumai Gelar Rapat Anggota Tahunan 2019

Kamis, 11-07-2019 - 19:05:12 WIB

 
ist


TERKAIT:
 
  • Banyak Pembahasan, Koni Dumai Gelar Rapat Anggota Tahunan 2019
  •  

    DUMAI, berazamcom -- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai  baru saja menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun 2019 yang bertemakan ' Raih prestasi dulang medali  pada Kejurprov Riau Tahun 2019 dan Porprov Riau tahun 2021'

    Rapat Kerja Anggota dihadiri Seluruh Penggurus Cabang Olahraga ( Cabor ).Kegiatan dibuka langsung  Walikota Dumai Zulkifli As, Ketua KONI Provinsi Riau diwakili Desrayani  Bibra,   Ketua Koni Dumai Khairuddin beserta  jajaran Koni, Perwakilan Dandim ,Danlanal, Polres dan undangan lainnya, Kamis (11/07) kemaren  diHotel Grand Zuri

    Ketua Koni Dumai Khairuddin mengatakan  Rapat anggota tahunan ini memang mengalami keterlambatan pelaksanaan  sebab beberapa faktor , namun semua itu tidak mengurangi tujuan kita untuk  tetap menggelar RAT sesuai dengan aturan dasar rumah tangga  ( ADRT ) Koni yang wajib dilaksanakan sebagai bahan evaluasi atau pembenahan untuk  dunia olahraga  lebih baik lagi kedepan.

    Dikatakan Khairuddin pada Rapat kerja anggota tahunan 2018 koni telah  memberikan bonus  dan uang pembinaan untuk para atlit dan pelatih  yang berprestasi sebanyak  41  atlit dan 11 pelatih.

    Yangmana untuk atlit medali emas mendapat bonus  5 juta,perak 3 juta dan perunggu 2 juta.  Tidak hanya itu  bagi atlit berprestasi koni juga memberi uang  pembinaan  untuk atlit yakni atlit medali Emas 600 ribu / bulan ,  perak 500 ribu / bulan dan perunggu 400 perbulan yang diserahkan langsung kerekening atlit bersangkutan.

    Kali ini,rapat kerja anggota tahun 2019  tentu banyak hal yang musti dibahas serta dievaluasi, apalagi  akan menghadapi Kejurprov ,Porprov dan Pon. Semua persiapan, apa saja yang dibutuhkan dapat disampaikan dalam Rapat ini sebagai bahan pertimbangan untuk kemajuan olahraga kedepan seperti apa.

    Sementara Ketua umum KONI Provinsi Riau diwakili  Desrayani  Bibra  ( mantan manajer PSPS )  dalam sambutannya sempat  komplin dengan pihak KONI terkait jadwal rapat yang dianggap sudah terlambat digelar." Harusnya rapat berlangsung  sebelum Juli sebab ini sesuai amanah yang tertuang di ADRT ."

    Menurut Desra Dumai memiliki banyak  potensi atlit  yang  berprestasi dari seluruh Cabor ,akan tetapi mereka butuh digali terus kemampuan agar lebih matang,tentu perhatian serta dukungan juga penting dari segala pihak.

    Apalagi tantangan kedepan itu lebih banyak  sebab akan menghadapi banyak pertandingan olahraga. Sebab KONI punya fungsi membina, mengkoordinasi, dan mengendalikan induk cabang olahraga dalam membina olahraga prestasi.

    Maka itu koni diharapkan mampu mengasah ,memberi pembinaan  terus menerus bagi atlit yang sudah berprestasi ini  jelang Porwil dilaksanakan September mendatang, serta untuk event  pertandingan olahraga lain yang sedang menanti.

    Disarankan, agar Koni dapat menggelar  Porkot  kedelan dengan tujuan untuk melihat sejauh mana kemampuan atlit tersebut saat bertanding, bila ada kekurangan tentu butuh pembinaaan yang secara intens.Jadi sangat diharapkan agar Rapat kerja ini bisa menghasilkan keputusan yang  mementingkan untuk kemajuan prestasi  olahraga kedepan.

    Walikota Dumai  Zulkifli As juga menyampaikan saran yang sama agar olahraga dikota Dumai lebih berprestasi lagi. Menimbang kita akan menghadapi beberapa event pertandingan  dalam waktu dekat ini.

    Bahkan Pria  bermata Biru ini menyarankan agar Koni membuat standar  prestasi untuk para atlit dengan tujuan agar tidak terjadi pertikaian lagi antar cabor dalam memgikuti sebuah event pertandingan.

    Contoh untuk atlit yang ikut Porprov ada standarnya , begitu juga Porwil dan Pon  sehingga masing masing Cabor nantinya mengetahui  sejauh mana kemampuan para atlit.

    Tujuan lain dari standar prestasi ini untuk penghematan anggaran supaya tidak semua atlit  ikut dalam sebuah Event. Ini bukan berarti mendikriminasi atlit tersebut tetapi  lebih mematangkan persiapan,jangan sampai anak yang berpretasi tetapi ikut dalam event yang tidak standar bagi dia sehingga kita nantinya menjadi  penonton saja disana. Ibarat kata biar saja atlit yang ikut itu sedikit tetapi  mereka membawa pulang kejuaraan, dan merekapun tentu mendapat lebih banyak anggaran dari Koni.

    " Kalaulah atlit yang pergi banyak etapi bukan standar prestasi mereka alhasil anggaran yang ada tentu dibagi banyak, dan sebaliknya."

    Semoga saja rapat anggota tahunan ini dapat memberi perubahan yang lebih baik bagi prestasi olahraga dikota Dumai.*

    []bazm-10



     
    Berita Lainnya :
  • Banyak Pembahasan, Koni Dumai Gelar Rapat Anggota Tahunan 2019
  •  

    Komentar Anda :