Jumat, 12 Agustus 2022

Breaking News

  • BBM Langka di SPBU, CERI: Muara dari Inefisiensi Proses Bisnis Pertamina Mulai Hulu Hingga Hilir   ●   
  • Jika NIK Dicatut Parpol, KPU Minta Masyarakat Melapor   ●   
  • Gubri Syamsuar Resmikan Mall Vaksinasi COVID-19 dan Imunisasi Rutin   ●   
  • Antisipasi Karhutla dan Bencana Alam, Satgas TMMD Gelar Penyuluhan ke Masyarakat Sialang Rampai   ●   
  • Perwira Polri Putra Kuansing Peroleh Beasiswa S3 Polri   ●   
Bijak Gunakan Media Sosial
Jumat 04 Februari 2022, 22:55 WIB

oleh : Dr. Admiral, S.H., M.H
Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Riau

Teknologi informasi dan komunikasi telah berkembang maju dengan sangat pesat. Keberadaannya tentu saja diharapkan memberikan dampak secara positif bagi kemudahan menjalani kehidupan, meski dampak secara negatif tidak pula dapat dihindari, yakni oleh karena kurang bijaknya sebahagian besar diantara kita dalam memanfaatkan berkembang maju dengan sangat pesatnya teknologi informasi dan komunikasi tersebut.

Salah satu perwujudan berkembang maju dengan sangat pesatnya teknologi informasi dan komunikasi tersebut dapat dilihat dari maraknya penggunaan media sosial seperti facebook, instagram, twitter, youtube, path, whatsapp, line dan lain-lain. Media sosial ini digunakan oleh berbagai generasi, yakni tidak hanya oleh kalangan dewasa dan remaja, tetapi juga anak-anak dan lanjut usia. Akun-akun media sosial pun dibuat dengan berbagai keperluan, yakni mulai dari hanya sekedar bersilaturahmi hingga business oriented dan charity.

Pengguna media sosial pada dasarnya adalah orang-orang yang cerdas, yakni karena media sosial identik dengan penggunaan perangkat teknologi informasi dan komunikasi seperti komputer dan smartphone. Baik komputer maupun smartphone, pada dasarnya bukanlah perangkat yang sulit untuk dipelajari, bahkan oleh kalangan awam sekalipun. Hal yang justru seharusnya menjadi perhatian kita semua adalah bagaimana bijak menggunakan media sosial sehingga tidak merugikan diri pribadi, bahkan kepentingan yang lebih besar, terutama di tengah tantangan menjaga bangsa ini tetap satu dalam perbedaannya.

Postingan pada media sosial bisa memberikan pengaruh positif karena bernilai motivasi atau berisi pesan-pesan yang saling mengingatkan pada kebaikan. Follower (seperti pada penggunaan instagram) atau permintaan pertemanan (seperti pada penggunaan facebook) pun akan bertambah, karena ketertarikan pada personal atau postingan akun media sosial tersebut. Namun tidak sedikit pula postingan pada media sosial yang juga bisa memberikan pengaruh negatif karena bernilai ujaran kebencian, pembunuhan karakter, hoax, misleading information serta masih banyak lainnya, yang tentu saja tidak hanya merugikan diri pribadi pemilik akun, tetapi juga orang lain dan bahkan sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, juga kepentingan yang lebih besar bagi nusa, bangsa dan agama.

Sifat penggunaan media sosial yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi adalah tanpa batas (borderless). Click on tools akan menjadi berkah atau justru masalah bagi siapa saja. Untuk itu sangat diperlukan sikap bijak dan berhati-hati dalam menggunakan akun media sosial, termasuk dari penggunaan oleh orang-orang yang tidak berhak (bajak).
Upaya edukasi untuk menggunakan media sosial dengan bijak harus terus dilakukan bagi semua kalangan, minimal untuk saling mengingatkan. Upaya lainnya yang perlu dilakukan adalah mengedepankan penegakan hukum yang responsif dan tidak ”baperan”. Upaya penegakan hukum ini mesti dilakukan dengan standar acuan yang jelas berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku dan tidak boleh dengan tafsiran di luar dari tujuan dibentuknya hukum, terutama bagi terciptanya kepastian hukum dan tercapainya kemanfaatan hukum, sehingga hukum tetap dihormati sebagaimana mestinya.

Salah satu petuah yang sangat tepat untuk dijadikan rujukan menggunakan media sosial dengan bijak sehingga tidak merugikan diri pribadi  dan orang lain adalah pikir dahulu sebelum posting, tetapi tidak semua yang dipikir harus diposting. Jika dahulu ada petuah mulutmu harimaumu karena ucapan kita, maka kini yang lebih tepat adalah postinganmu adalah harimaumu. Untuk itu marilah bijak menggunakan media sosial. *

[]Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Riau




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: redaksi.berazam@gmail.com


Komentar Anda
Indeks
Rabu 22 Juni 2022, 14:18 WIB
Wartawan Generasi Milenial, Tantangan Ketua PWI Riau
Senin 21 Maret 2022, 13:50 WIB
Dinamika Perkembangan Bahasa Jepang di Riau
Kamis 17 Februari 2022, 13:32 WIB
CPP Block dan 'Politik Sambil Menyelam Minum Air'
Jumat 04 Februari 2022, 22:55 WIB
Bijak Gunakan Media Sosial
Selasa 06 Oktober 2020, 23:28 WIB
Memahami kembali Makna Demokrasi di Era yang Berubah
Kamis 06 Agustus 2020, 09:22 WIB
Partisipasi dan Gerakan Politik Kaum Milineal
Senin 22 Juni 2020, 10:31 WIB
Media Berperan Jaga Bahasa Indonesia dari Kehancuran
Kamis 18 Juni 2020, 16:10 WIB
Bahasa Kyai Slamet
Minggu 14 Juni 2020, 15:01 WIB
Pendataan atau Verifikasi Faktual?
Rabu 03 Juni 2020, 14:17 WIB
Oleh: Cifebrima Suyastri (Dosen Fisipol HI UIR)


About Us

Berazamcom, merupakan media cyber berkantor pusat di Kota Pekanbaru Provinsi Riau, Indonesia. Didirikan oleh kaum muda intelek yang memiliki gagasan, pemikiran dan integritas untuk demokrasi, dan pembangunan kualitas sumberdaya manusia. Kata berazam dikonotasikan dengan berniat, berkehendak, berkomitmen dan istiqomah dalam bersikap, berperilaku dan berperbuatan. Satu kata antara hati dengan mulut. Antara mulut dengan perilaku. Selengkapnya



Alamat Perusahaan

Alamat Redaksi

Perkantoran Grand Sudirman
Blok B-10 Pekanbaru Riau, Indonesia
  redaksi.berazam@gmail.com
  0761-3230
  www.berazam.com
Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top