Sabtu, 26 September 2020 Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan - Indeks Berita
 
 
Gubri Apresiasi Tumpang Sari Program Desa Makmur Peduli Api di Lahan Konsesi Arara Abadi

Rabu, 16-09-2020 - 20:20:07 WIB

 
Gubri H. Syamsuar bersama Forkopimda Riau, diantaranya Kapolda Riau Irjen.Agung Setya Imam Effendi, Dandrem 031/WB Brigjen.TNI Muhammad Syech Ismed, melakukan penanaman perdana Tumpang Sari Jagung di Kawasan HTI Arara Abadi Distrik Tapung.

TERKAIT:
 
     

    Kampar, berazamcom-Bertempat di Areal Konsesi PT Arara Abadi di Desa Mukti Sari Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar, Gubernur Riau (Gubri) H. Syamsuar bersama Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Riau, diantaranya Kapolda Riau Irjen.Agung Setya Imam Effendi, Dandrem 031/WB Brigjen.TNI Muhammad Syech Ismed, juga bersama Kadis LHK (Lingkungan Hidup dan Kehutanan) Riau, Mamun Murrod, Kadis Pertanian Riau dan Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto serta Direktur Arara Abadi Edi Haris dan Direktur Indah Kiat, Hasanuddin The melakukan Penanaman Perdana Tanaman Jagung pada hari Rabu, (16/09/2020).

     
    Kegiatan Tanam Perdana Jagung ini merupakan program ketahanan pangan Forkopimda Riau yang bekerjasama PT Arara Abadi-Sinar Mas Forestry dengan KTH (Kelompok Tani Hutan) Sendang Berkah Aryastya dan Kodim 0313/KPR di Wilayah Kampar dengan memanfaatkan sekitar 25 Hektar lahan konsesi HTI (Hutan Tanam Industri) PT Arara Abadi dengan sistim tumpang sari.
     
    Gubri Syamsuar dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan ini.

    ”Saya menyambut baik, dari ikhtiar mulai dari Pemda Kampar, Perusahaan Arara Abadi dan juga dari Kelompok Tani yang telah menjalin kerjasama yang baik dalam rangka untuk pemanfaatan lahan yang ada dalam konsesi PT Arara Abadi, ini kita harapkan akan menjadi contoh bagi daerah-daerah lain, termasuk juga dengan perusahaan-perusahaan yang lain. Jadi contoh ini kita sampaikan ke kepala Dinas LHK, jika program ini berhasil, mudah-mudahan bisa bertambah lagi, karena bagaimanapun ini bagian untuk membantu masyarakat kita, untuk meningkatkan kesejahteraannya, sekaligus juga dimasa pandemi ini pemerintah kita berupaya saat ini meningkatkan ketahanan pangan, karena berdasarkan FAO (Food and Agriculture Organization-dibawah naungan Perserikatan Bangsa Bangsa) yang mengurus berkenaan pangan dunia, sekarang ini dunia sudah mulai dilanda dengan kekurangan pangan, sehingga sekarang ini bisnis-bisnis orang diberbagai negara yang kebetulan ada berhubungan sama saya mereka sekarang sudah mulai menawarkan berkenaan dengan pangan, pertukaran pangan,” tutur Syamsuar.

    “Apalagi Bapak Presiden kita (Joko Widodo) telah menghimbau, agar kita hati-hati dengan ketahanan pangan kita. Riau ini bukan penghasil pangan, bukan penghasil padi, bukan penghasil jagung, tapi penghasil sawit, iya. Tapi kalau tidak ada beras, kita mau makan apa? Sawit tidak bisa dirobah-robah menjadi beras, kalau sagu bisa, jagung bisa. Tidak ada beras, jagung kita makan, kenyang, ubi kita makan kenyang, sagu kita makan, kenyang, tapi kalau sawit, saya belum dapat lagi, suatu ilmuwan yang bisa menemukan sawit ini bisa menjadi sumber pangan kita, belum ada. Tentunya saat ini bagaimana kita meningkatkan ketahanan pangan kita. Saya sangat berharap dukungan Bapak-bapak/Ibu-ibu, dengan kepercayaan dari PT Arara Abadi ini mari dijaga,” Syamsuar menambahkan.

    Sementara itu Danrem 031/WB Brigjen.TNI Muhammad Syech Ismed sangat menyambut baik kegiatan Tanaman Perdana jagung ini.

    ”Selaku komandan Korem saya sangat menyambut baik dan mengapresiasi lahan pertanian jagung seluas 25 Ha dan ini perdana dilakukan di Desa Mukhti Sari/Bencah Lubi Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar. Saya sudah menyampaikan kepada kelompok tani penanaman ini bisa dilakukan 3x dalam satu tahun, jika lebih dari 3 kali nantinya tanaman jagung bisa tidak produktif lagi, karena tanaman akasia akan semangkin tinggi, dan tanaman jagung tidak subur, " kata Danrem.

    Dikatakan, kegiatan ketahanan pangan dengan sistim tumpang sari, artinya jagung yang menumpang kepada tanaman akasia dan bukan akasia yang menumpang pada tanaman jagung.

    "Konsep yang kita kerjakan tentang ketahanan pangan yang kita lakukan ini sangat tepat, dan ini sangat dibutuhkan terutama disaat sekarang ini, bangsa kita dan bahkan dunia, termasuk khususnya masyarakat Kampar sedang terpapar covid-19, sehingga diharapkan dengan kegiatan ketahanan pangan menanam jagung dapat membantu khususnya masyarakat disekitar desa ini, " lanjut Danrem.

    Perlu diketahui, sambung Danrem selama ini tumpang sari di Hutan Tanaman Industri belum pernah dilakukan, namun difasilitas oleh Dinas LHK dan Kodim 0313/KPR serta Polres Kampar, akhirnya dalam hal ini PT Arara Abadi bersedia lahannya untuk digunakan sebagai tumpang sari.

    "Untuk itu saya mengucapkan terimakasih kepada pimpinan PT Arara Abadi, DLHK, Kodim 0313, Polres Kampar, Dinas Pertanian atas keberhasilan mengelola lahan ini menjadi lahan pertanian, dan juga apresiasi KTH Sebar yang merupakan binaan Kodim 0313/KPR”, pungkas Syech Ismed.

    Sementara ditempat yang sama Direktur PT Arara Abadi Edi Haris menyampaikan pengelolaan lahan yang diberikan seluas 25 hektar untuk Kelompok Tani Hutan Sendang Berkah Aryastya, sebagai bentuk tanggung jawab dan dukungan perusahaan terhadap pemerintah dalam hal ketahanan pangan.

    Tidak hanya itu, 25 hektar lahan yang dikelola kelompok petani sangat mungkin diperluas lagi, jika program tanaman jagung ini berhasil.

    "Ini merupakan bentuk wujud tanggung jawab dan mendukung program dalam hal ketahanan pangan. Kita berharap ini uji cobanya. Jika 25 hektar ini berhasil, tidak tertutup kemungkinan kita luaskan lagi ini program. Sehingga masyarakat dapat merasakannya. Mudah-mudahan program ketahanan pangan ini diridoi Allah," papar Edi Haris.

    Selain itu, Edi Haris juga mengatakan PT Arara Abadi akan mensuport kegiatan Kelompok Tani Hutan Sendang Berkah Aryastya dengan memberikan dukungan dalam hal pencegahan Karhutla.*

    []bazm02

     

     



     
    MTQ (di) Kampar
    Oleh: Syafriadi

    Sudah lama saya tak menyaksikan open dan closing cermony Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ). Sabtu malam (30/11 2019), saya sempatkan datang ke Kota Bangkinang. Melihat malam penutupan MTQ Provinsi Riau ke-38.
     
     
    Paripurna Dewan 'Hujan' Interupsi, Ida Yulita Sebut MoU KUA-PPAS Perubahan APBD Langgar UU
    Tingkatkan Usaha Ekonomi Masyarakat, Mahasiswa Kimia UMRI Taja Pelatihan Online
    Ternyata Nomor Urut 3 Sesuai Prediksi dan Harapan HT
    Pilkada Rohil 2020: Paslon Camar 1, Sudin 2, Ahad 3 dan Aman 4
    Ini Nomor Urut Paslon di Pilkada Kuansing, Mursini No 2