Senin, 26 Oktober 2020 Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan - Indeks Berita
berazam
 
Tingkatkan Usaha Ekonomi Masyarakat, Mahasiswa Kimia UMRI Taja Pelatihan Online

Kamis, 24-09-2020 - 20:36:19 WIB

 
Rahmiwati Hilma M.Si, dosen pembimbing yang sudah banyak melahirkan karya ilmiah.

TERKAIT:
 
     

    Kampar, berazamcom- Mahasiswa kimia Universitas Muhamadiyah Riau (UMRI) membuat terobosan atau gebrakan baru berupa pengabdian terhadap masyarakat.

    Giat pengabdian masyarakat yang diprakarsai mahasiswa (Retno Sari Damayanti, Norramizawati, Marlian, Eka Afriani, dan Agus Arya Prayogi) ini dilakukan di Desa Mekar Jaya, Kabupaten Kampar.

    Adapun tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Mekar Jaya melalui pelatihan 'pemuda pintar' dalam mengelola sayur pakis menjadi inovasi usaha. Dalam hal ini, Mahasiswa Kimia UMRI bekerja sama dengan organisasi Karang Taruna Mekar Jaya untuk melakukan pelatihan.

    "Sektor yang akan dikembangkan oleh mahasiswa ini adalah perekonomian, dengan cara mengelola sayur pakis. Sayur pakis sendiri sangat banyak tumbuh di Desa Mekar Jaya, sehingga tanaman ini memiliki potensi yang tinggi untuk dijadikan inovasi usaha dalam mengembangkan perekonomian di desa," kata dosen pembimbing Rahmiwati Hilma M.Si.

    Dosen yang sudah banyak melahirkan karya ilmiah ini juga menyebutkan, produk yang diharapkan dari pelatihan adalah, sebuah jajanan unik dengan nama keripik “kribo”.

    "Olahan ini memiliki cita rasa yang unik serta memiliki khasiat yang cukup banyak. Pakis memiliki kandungan antioksidan dan vitamin A yang cukup tinggi, sehingga dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh. Sungguh manfaat yang luar biasa, apalagi mengingat kondisi pandemi saat ini yang menuntut kita untuk selalu menjaga kesehatan tubuh," terang Rahmi.

    Daring

    Kegiatan pelatihan yang mendapat dukungan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik ndonesia ini, dilaksanakan secara daring (online).

    Hal ini dilakukan mengingat situasi pandemi Covid-19 yang masih mewabah. Jadi, ini salah satu cara agar tidak terjadi kerumunan, serta terjadinya kontak fisik (physical distancing).

    "Dengan adanya pelatihan pemuda ini, diharapkan mahasiswa dapat memberikan masukkan dan inovasi kreatif kepada masyarakat. Sehingga dapat membuat desa berkembang dengan memanfaatkan potensi yang ada, terutama dalam sektor usaha perekonomian," harap Rahmi.***

    []bazm02



     
    MTQ (di) Kampar
    Oleh: Syafriadi

    Sudah lama saya tak menyaksikan open dan closing cermony Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ). Sabtu malam (30/11 2019), saya sempatkan datang ke Kota Bangkinang. Melihat malam penutupan MTQ Provinsi Riau ke-38.
     
     
    Terpapar Covid-19, Wartawan Berdedikasi Tinggi Ini Akhirnya Berpulang
    Yonko 462 Paskhas Ikuti Webinar Kesaktian Pasukan Elite 3 Matra dan 4 Pilar MPR-RI
    Selama Pandemi Covid-19, Investor Saham Syariah Meningkat 20 Persen
    Di Tengah Covid-19, Lanud Rsn Gelar Panen Raya Jagung
    SDN Rimba Beringin Siap Terapkan Kurikulum Darurat