Jumat, 27 November 2020 Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan - Indeks Berita
 
SDN Rimba Beringin Siap Terapkan Kurikulum Darurat

Kamis, 22-10-2020 - 13:09:27 WIB

 
Sekretaris Dinas Dikpora foto bersama dengan nara sumber dan Kepala SDN 008 Rimba Beringin, Kecamatan Tapung Hulu.

TERKAIT:
 
     

    TAPUNG, BERAZAMCOM-Terkait masalah Covid-19 inilah, Sekolah Dasar SD Negeri 008 Rimba Beringin, Tapung Hulu, Kabupaten Kampar menggelar workshop yang bertajuk "Implementasi Kurikulum Pembelajaran Masa Covid-19", Selasa (20/10).

    Kegiatan yang dibuka langsung oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan
    Olahraga (Dikpora) Kabupaten Kampar, H. Aidil, SH, M.Si itu menghadirkan
    narasumber Joko Waluyo S.Pd dan Korwil Kecamatan Tapung Hulu,
    Hermansyah M.Pd. Kegiatan yang dilaksanakan sejak pukul 08.30 WIB ini
    juga dihadiri sebanyak 34 peserta dari perwakilan guru enam (6) SD yang
    ada di Tapung Hulu.

    Sekretaris Dinas Dikpora Kabupaten Kampar, H. Aidil, SH, M.Si dalam
    sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan yang ditaja oleh SDN 008
    Rimba Beringin tersebut. Dia berharap, dengan workshop ini semua Kepala
    Sekolah maupun guru bisa menerapkan kurikulum yang disesuaikan dengan kondisi pandemi saat ini.

    "Tentu sekolah tidak lagi bisa menerapkan kurikulum 2013 (K-13) untuk diajarkan ke siswa. Makanya, melalui kurikulum darurat ini kegiatan belajar mengajar bisa terus berjalan," ucap Aidil.

    Dia juga menyebutkan, Kurikulum Darurat ini merupakan penyederhanaan
    dari Kurikulum 13 yang sudah berjalan selama ini. Artinya, mana item-item
    yang tak bisa diterapkan di kurikulum 13 bisa dihapuskan. "Kita berharap
    semua bisa memakluminya. Semoga wabah corona ini cepat berlalu. Untuk
    itu, kepada semua tenaga pendidik untuk selalu menjaga kesehatan dengan tetap mengacu kepada protokol kesehatan," pungkasnya.

    Hal senada juga disampaikan Korwil Kecamatan Tapung Hulu, Hermansyah
    M.Pd. Dia sangat menyambut baik workshop yang dilaksanak ini. Dan ia
    berharap agar seluruh sekolah dasar yang ada di Tapung Hulu mampu
    menerapkan sistem pembelajaran secara Daring dan Luring sesuai aturan.

    Sementara, Kepala SD Negeri 008 Rimba Beringin, Titien Sastriningsih, SPd saat menutup kegiatan workshop mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk sosialisasi kepada seluruh sekolah dasar yang ada di Tapung Hulu. Dengan harapan semua sekolah bisa menyesuaikan penerapan kurikulum berdasarkan kondisi masa pandemi saat ini.

    "Mari kita samakan persepsi untuk menerapkan sistim kurikulum darurat di sekolah. Semua kegiatan belajar mengajar harus dilakukan secara daring. Kalau pun ada yang dilakukan lewat Luring (luar jaringan), hendaknya
    disesuaikan kondisinya. Misal, dengan menerapkan protokol kesehatan
    (pakai masker, cuci tangan, physical distancing). Dan sekolah juga harus
    menyiapkan semua sarana dan prasarana. Baik itu tempat cuci tangannya, handsanitizer, dan lain sebagainya," kata Titien.

    Belajar Dari Rumah

    Berdasarkan Surat Edaran No. 4 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan
    Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19), belajar dari rumah dilaksanakan dengan beberapa ketentuan. Hal ini disampaikan Pengawas SD, Joko Waluyo, S.Pd yang juga dinobatkan sebagai narasumber dalam workshop sehari tersebut.

    Menurut Joko, belajar dari rumah melalui pembelajaran Dalam Jaringan
    (Daring/jarak jauh) bisa diterapkan atau dilaksanakan untuk memberikan
    pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa, tanpa terbebani tuntutan
    menuntaskan seluruh capaian kurikulum untuk kenaikan kelas maupun kelulusan.

    "Belajar dari rumah dapat difokuskan pada pendidikan kecakapan hidup
    antara lain mengenai pandemic Covid-19, aktivitas dan tugas pembelajaran. Selain itu, belajar dari rumah dapat bervariasi antar siswa, sesuai minat dan kondisi masing-masing. Dan yang tak kalah pentingnya, belajar dari rumah memiliki umpan balik yang bersifat kualitatif dan berguna. Guru pun tanpa diharuskan memberi skor/nilai kuantitatif," jelas Joko.

    Joko juga menyinggung soal kendala yang dihadapi dalam penerapan
    Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Diantaranya, guru kesulitan mengelola PJJ karena fokus kepada penuntasan kurikulum. Kemudian, waktu pembelajaran yang berkurang menyebabkan guru tidak mungkin memenuhi beban jam mengajar. Lantas, guru juga kesulitan komunikasi dengan wali murid.

    "Kelemahan lainnya terkait anak didik. Dimana tidak semua orang tua mampu
    mendampingi anaknya belajar di rumah. Kemudian, selain sulitnya orang tua memahami pelajaran, juga kebanyakan kesulitan dalam anak saat belajar di rumah," tukasnya.

    Disebutkan Joko, Kurikulum Darurat merupakan penyederhanaan
    kompetensi dasar yang mengacu kepada kurikulum 2013. Kurikulum Darurat (dalam kondisi khusus) merupakan penyerdehanaan Kompetensi Dasar untuk setiap mata pelajaran sehingga berfokus pada kompetensi Esensial dan Kompetensi Prasyarat untuk kelanjutan pembelajaran di tingkat selanjutnya

    "Satuan pendidikan dapat memilih dari 3 opsi pelaksanaan kurikulum yang
    ada saat ini. Bisa tetap menggunakan kurikulum nasional 2013,menggunakan Kurikulum Darurat (kondisi khusus), atau melakukan penyerdehanaan
    kurikulum secara mandiri," pungkasnya.

    Workshop yang berakhir pada pukul 14.00 WIB tersebut berlangsung
    dengan aman, lancar dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Perwakilan SDN yang hadir diantaranya, SDN 024 Rimba Beringin, SDN 007 Bukit Kemuning, SDN 019 Suka Ramai, SDN 022 Senama Nenek, dan SDN 030 Sumber Sari.***



     
    MTQ (di) Kampar
    Oleh: Syafriadi

    Sudah lama saya tak menyaksikan open dan closing cermony Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ). Sabtu malam (30/11 2019), saya sempatkan datang ke Kota Bangkinang. Melihat malam penutupan MTQ Provinsi Riau ke-38.
     
     
    Gantikan Kompol Hanafi, AKP Manapar Situmeang Resmi Jabat Kapolsek Tenayan Raya
    Selamat Jalan Muridku Terhebat: HAIDIR ANWAR TANJUNG WARTAWAN DETIK.COM
    Lima Irjen Bersaing Jadi Kepala BNN, Kapolda Riau Calon Kuat
    Rektor UIN Suska Riau Diberhentikan, SK Sudah Beredar
    Tingkat Pengangguran di Riau Didominasi Lulusan SMA/SMK