Harga Emas Antam Hari Ini 6 Januari, Naik Jadi Rp981 Ribu

ilustrasi

Jakarta, berazamcom -- Harga emas PT Aneka Tambang(Persero) atau Antam naik Rp6.000 ke Rp981 ribu per gram pada Rabu (6/1). Begitu juga dengan harga pembelian kembali (buyback) menguat Rp7.000 ke Rp873 ribu per gram.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp540,5 ribu, 2 gram Rp1,9 juta, 3 gram Rp2,82 juta, 5 gram Rp4,68 juta, 10 gram Rp9,3 juta, 25 gram Rp23,13 juta, dan 50 gram Rp46,19 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp92,3 juta, 250 gram Rp230,5 juta, 500 gram Rp460,82 juta, dan 1 kilogram Rp921,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara, harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX melemah 0,14 persen ke posisi US$1.951,7 per troy ons. Begitu pula dengan harga emas di perdagangan spot yang terkoreksi 0,11 persen ke US$1.947,9 per troy ons pada pagi ini.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra menilai harga emas masih berpotensi menguat hari ini karena kekhawatiran pasar terhadap peningkatan kasus covid-19 di dunia.

"Selain itu, ekspektasi stimulus fiskal lanjutan dan kebijakan suku bunga rendah Bank Sentral Amerika Serikat (AS) juga membantu penguatan harga emas karena pelemahan dollar AS," ujar Ariston melalui pesan singkat kepada wartawan.

Namun, harga emas pagi ini mendapat tekanan dari penguatan dolar AS di tengah penantian pasar menanti hasil pemilu ulang Senat di Georgia, AS.

"Hasil pemilu ini sangat penting untuk menentukan partai mana yang memegang kendali di Senat. Bila demokrat memegang kendali di Senat, ini akan membantu pekerjaan Presiden Terpilih Joe Biden dan bisa menjadi sentimen positif untuk aset berisiko," ujarnya.

Lebih lanjut, Ariston memperkirakan harga emas hari ini berpotensi bergerak di kisaran US$1.925 hingga US$1.970 per troy ons.*


 


[]bazm-13


sumber: CNN Indonesia.com