Minggu, 17 Januari 2021 Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan - Indeks Berita
berazam
 
Unilak Sepakati MoU, FIA MoA dengan Bawaslu Pekanbaru

Minggu, 10-01-2021 - 08:36:54 WIB

 


TERKAIT:
 
     

    Pekanbaru, berazamcom - Bertempat di ruang rapat Rektor Universitas Lantai 3, Kamis (7/1/2021) dilaksanakan seremonial penandatanganan MoU Universitas Lancang Kuning (Unilak) dan MoA Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pekanbaru. Hadir dalam kesempatan ini Rektor Unilak Dr Junaidi, Wakil Rektor III Dr Bagio Kadaryanto, Dekan Alexsander Yandra, MSi dan Wakil Dekan III FIA Sudaryanto MSi.

    Pada kesempatan itu, Bawaslu dihadiri oleh komisionernya yakni Siti Syamsiah MSi, Yasrif Yakub MH, Rizqi Abadi SIKom dan Fitri Heriyani MSi. Hadir pula Ketua Pusat Studi Kebijakan dan Pembangunan FIA Unilak Fajarwaty Kusuma Wardhani MPA.

    Pada saat itu Alexsander Yandra, mengharapkan adanya tindak lanjut dari MoU dan MoA meski dengan kondisi pandemi covid-19. Bisa direalisasi dalam bentuk magang mahasiswa, menulis bersama, penelitian mahasiswa dan dosen serta relawan pemilu.

    Sementara itu, Rektor Unilak sangat mengapresiasi kegiatan ini. "Mari silakan ditindak lanjuti dengan pekerjaan-pekerjaan Bawaslu. Kegiatan tidak selamanya harus menggunakan uang atau anggaran yang berlebih. Kita jangan terkaku dengan anggaran pemerintah," kata Junaidi.

    Mungkin katanya, bisa dalam bentuk google form, riset. Apalagi imbuhnya, hari ini semua bisa selesai di WhatsApp, karena menyebar dengan mudah. Kegiatan seperti ini baginya bisa dilaksanakan. Mengingat saat ini semua anggaran serba terbatas.

    Jadi mari buat kegiatan kolaborasi Unilak, FIA dan Bawaslu dengan melakukan diskusi dan pendidikan politik. Dukungan yang sama juga diungkapkan Yastrif Tambusai. Dia berharap ada kesamaan konsep dalam menyikapi kehidupan politik khususnya Kota Pekanbaru-Dumai. Sangat banyak program yang bisa di sinergikan terutama menghadapi kemungkinan Pemilukada Pekanbaru 2022.

    "Diskusi yang bisa dibangun diantaranya menghindari politik uang. Kemudian melakukan kampanye milineal. Bisa juga dalam bentuk seminar daring yang menghadirkan mahasiswa," papar Yasrif.*rls

     



     
    MTQ (di) Kampar
    Oleh: Syafriadi

    Sudah lama saya tak menyaksikan open dan closing cermony Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ). Sabtu malam (30/11 2019), saya sempatkan datang ke Kota Bangkinang. Melihat malam penutupan MTQ Provinsi Riau ke-38.
     
     
    Begini Profil Syekh Ali Jaber, Pendakwah asal Madinah yang Berkewarganegaraan Indonesia
    Innalillahi, Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia
    Penasehat Hukum Berharap Tak Terjadi ''Failed By Press'' dalam Kasus Sekdaprov Non-Aktif Yan Prana Jaya
    Terima SKB 2 Kementerian, Sekolah di Pekanbaru Direncanakan Buka Pekan ke-3 Januari 2021
    Pemenang MTQ-VP Bebas Masuk UIR Tanpa Tes