Mahasiswa Unilak Apresiasi Kinerja Rektor

Rektor Unilak Dr Junaidi saat menerima KI Award 2020.

Pekanbaru, berazamcom - Mahasiswa Universitas Lancang Kuning (Unilak) mengapresiasi kinerja Rektor Dr Junaidi yang telah berhasil membawa kampus meraih sejumlah prestasi.


Dimana sepanjang tahun 2020, Unilak mampu mendapatkan beasiswa sebagai kampus  terbanyak penerima beasiswa di Riau dari Pemprov Riau. Tidak itu saja, jumlah mahasiswa tahun 2020 meningkat.  


Bahkan dengan kebijakan-kebijakan cemerlangnya, Rektor telah membangun aura millenial di setiap pelayanan karyawan Unilak baik itu dari BAAK dan BAUK.


Disamping itu, Unilak melakukan kerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Riau. Sehingga para dokter banyak yang kuliah di Pascasarjana Unilak. Selain itu, juga membentuk relawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Riau dan lain lain.


"Kita semua tahu, wabah Corona berdampak pada aktifitas layanan kampus. Tapi Pak Rektor langsung sigap dan cepat memberikan solusi layanan secara daring dan kuliah online. Di saat kampus lain kesulitan kuliah online, Pak Rektor memberikan paket bantuan internet di awal awal pandemi dan memperkuat blended learning," ujar Demisioner Sekjend PMII Komisariat Unilak, Septian.


Menurutnya, Rektor memiliki perhatian tentang manajemen. Buktinya, semasa menjadi Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dirinya melihat baru hanya beberapa bulan saja Rektor menjabat, sistem surat menyurat sudah menjadi E-Office.


"Untuk ormawa, Pak Rektor juga membangun lapangan basket hingga dapat difungsikan. Kemudiaan lapangan archery. Di Riau tidak banyak kampus yang memiliki lapangan archery, organisasi archery Unilak bahkan telah berprestasi," katanya.


Di tempat terpisah, Mahasiswa Fakultas Hukum Ridwan menyampaikan, Rektor Unilak sangat mendukung setiap kegiatan silat. Buktinya, atlit Silat Unilak selalu berpartisipasi sejak pertama UKM berdiri.


"Kami merasa sangat tertolong sekali pada saat kejuaraan Unilak Cup. Karena Pak Rektor selalu memberi dukungan dari beberapa aspek. Tentunya Pak Rektor mendukung sambil mendidik agar kami jujur dan transparan dan mandiri. Kami diberi wadah dulu buat usaha untuk bergerak sendiri. Namun ketika sudah tak bisa lagi, Pak Rektor langsung yang bantu. Saya mewakili UKM Pencak silat sangat bangga dan berterima kasih, karena Pak Rektor banyak membantu kami. Dan kami berharap UKM Pencak silat bisa membanggakan Unilak dan menjadi UKM kepercayaan Rektor," ujar Ridwan.


Sedangkan Aris Madzuki, mahasiswa Fakultas Hukum yang berprestasi lewat kompetisi UMKM (Sonjak) mengatakan, adanya demo di kampus hanya dilakukan segelintir orang dengan kepentingan terselubung didalamnya dan memanfaatkan orang lain untuk aksi demonstrasi yang bahkan tidak sampai 25 orang. 


"Ini sangat merusak nama Unilak yang kita cintai. Bahkan seluruh mahasiswa Unilak yang benar-benar mencintai Unilak miris melihat oknum-oknum mahasiswa itu. Tapi bersyukurlah, mahasiswa Unilak sangat cerdas untuk tidak ikut-ikutan oknum mahasiswa yang merusak nama Unilak," katanya.*rls