Minggu, 1 Agustus 2021

Breaking News

  • Tinjau Posko PPKM Pasar Cik Puan, Kapolda Riau Mengajak Semua Pihak Bangun Bersama Gerakkan Ekonomi   ●   
  • Berikan Bansos dan Gelar Vaksinasi, Kapolda Riau: Kolaborasi dan Sinergi Mampu Tangani Covid-19   ●   
  • Kapolri Apresiasi 30 Tahun Pengabdian Alumni Akpol 91, Bersama Mahasiswa Gencarkan Vaksinasi Percepat Herd Immunity   ●   
  • Kinerja Semester 1 Subholding Upstream Pertamina Capai Target   ●   
  • Buka Forum RPJMD, Bupati Inhu : Silahkan Beri Saran Positif dan Konstruktif   ●   
Peluang Medali Pertama Indonesia di Olimpiade Tokyo
Rabu 21 Juli 2021, 14:01 WIB
Windy Cantika Aisah menjadi salah satu lifter Indonesia di Olimpiade

Jakarta, berazamcom - Olimpiade Tokyo 2020 baru akan dibuka secara resmi pada Jumat (23/7) dan Indonesia punya peluang meraih medali sehari setelah upacara pembukaan.

Beberapa atlet Indonesia akan bertanding di Olimpiade Tokyo pada Sabtu (24/7). Sebagian berlaga di cabang olahraga badminton yang mempertandingkan laga penyisihan grup, sementara yang lain langsung tampil dalam partai perebutan medali.

Wakil-wakil tim Merah Putih di cabang olahraga menembak, panahan dan angkat besi akan langsung berhadapan dengan duta negara lain dalam persaingan memburu medali.

Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba yang tampil di Olimpiade 2020 melalui jalur wild card akan bertanding dalam cabor menembak nomor 10 meter air rifle putri di Lapangan Tembak Asaka, Tokyo.

Pertandingan kualifikasi nomor 10 meter air riffle putri akan berlangsung pada pukul 08.30 waktu setempat atau pukul 06.30 WIB pada Sabtu pagi.

Jika berhasil menembus babak putaran final, maka Vidya akan berlaga di pertandingan perebutan medali pada pukul 08.45 WIB.

Kans medali lainnya hadir di cabang panahan yang mempertandingkan nomor beregu campuran. Di nomor ini Diananda Choirunissa akan berduet dengan Riau Ega Agata Salsabila. Jika Riau Ega berhalangan maka akan diganti dengan Alvyanto Bags Prastyadi.

Cabor panahan nomor beregu dari fase 64 besar hingga menuju final pada hari yang sama. Pertandingan akan dimulai pada pukul 09.30 waktu setempat atau pukul 07.30 WIB. Sementara laga final akan berlangsung pada 14.45 WIB.

Indonesia belum pernah meraih medali dari cabang panahan setelah perak dari beregu putri di Olimpiade 1988 yang merupakan medali debut Indonesia di ajang pesta olahraga terakbar di dunia.

Harapan medali dari angkat besi hadir pada Sabtu (24/7) melalui lifter di kelas 49 kilogram putri, Windy Cantika Aisah.

Windy merupakan salah satu dari lima atlet angkat besi yang dikirimkan Indonesia ke Olimpiade Tokyo dan diprediksi memiliki peluang medali.

Atlet 19 tahun ini baru saja menjadi juara dunia junior di kelas 49 kilogram di Tashkent, Uzbekistan, pada Mei 2021. Windy juga punya pengalaman menyabet emas SEA Games 2019.

Jika berhasil meraih medali, Windy akan meneruskan jejak Raema Lisa Rumbewas, Sri Indriyani, Winarni, Citra Febrianti, dan Sri Wahyuni Agustiani sebagai lifter putri Indonesia yang mempersembahkan medali Olimpiade.

Angkat besi kelas 49 kilogram putri akan diselenggarakan di gedung Tokyo International Forum sejak pukul 07.50 WIB.



 

 

 

 

[]bazm

Sumber : CNN Indonesia




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: redaksi.berazam@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait


About Us

Berazamcom, merupakan media cyber berkantor pusat di Kota Pekanbaru Provinsi Riau, Indonesia. Didirikan oleh kaum muda intelek yang memiliki gagasan, pemikiran dan integritas untuk demokrasi, dan pembangunan kualitas sumberdaya manusia. Kata berazam dikonotasikan dengan berniat, berkehendak, berkomitmen dan istiqomah dalam bersikap, berperilaku dan berperbuatan. Satu kata antara hati dengan mulut. Antara mulut dengan perilaku. Selengkapnya



Alamat Perusahaan

Alamat Redaksi

Perkantoran Grand Sudirman
Blok B-10 Pekanbaru Riau, Indonesia
  redaksi.berazam@gmail.com
  0761-3230
  www.berazam.com
Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top