Senin, 25 Oktober 2021

Breaking News

  • TAF Hadirkan Aplikasi Digital FLEX dan TAF Jakarta Service Lounge   ●   
  • Banjir Promo di SPEKTRA FAIR, Catat 96 Kota Beruntung!   ●   
  • Ketua ASITA Riau Mundur, DPP ASITA Segera Tunjuk Pelaksana Tugas   ●   
  • DPRD Minta Pemprov Riau Percepat Vaksinasi dan Masyarakat Wajib Peduli   ●   
  • Kakanwil Kemenag Riau Lepas Kontingen Riau ke KSM Tingkat Nasional   ●   
Menkes Budi Bujuk WHO Jadikan RI Pabrik Vaksin Covid Dunia
Kamis 16 September 2021, 14:29 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin

Jakarta, berazamcom - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan tengah berunding dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan enam perusahaan obat untuk menjadikan Indonesia manufaktur global vaksin Covid-19.

Untuk pertama kalinya, Budi memaparkan rencana ambisius pemerintah yang mulai memprioritaskan membeli vaksin virus corona dari perusahaan farmasi yang bersedia berbagi teknologi dan mendirikan pabriknya di Indonesia.

"Kami sedang bekerja sama dengan WHO untuk menjadi salah satu pusat manufaktur global untuk vaksin mRNA," kata Budi dalam wawancara khusus dengan Reuters.

Budi mengatakan Indonesia tertarik membangun teknologi keahlian pembuatan vaksin berbasis mRNA seperti buatan Pfizer dan Moderna, dan tembakan vektor virus seperti yang diproduksi AstraZeneca.

Seorang juru bicara WHO mengatakan Indonesia merupakan satu dari 25 negara kategori ekonomi menengah ke bawah yang menyatakan minat menjadi pusat produksi vaksin Covid-19. Namun, pejabat itu menolak mengatakan apakah Indonesia merupakan kandidat utama WHO.

Budi menambahkan bahwa dia telah melobi langsung Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, soal ambisi pemerintah tersebut saat keduanya bertemu di Roma, Italia, baru-baru ini.

"WHO telah menunjuk Afrika Selatan sebagai lokasi pertama, dan saya mengatakan bahwa secara logika Indonesia harus menjadi lokasi yang kedua," ucap Budi.

Budi juga mengatakan perusahaan farmasi pelat merah Bio Farma juga tengah berunding dengan pengembang vaksin seperti Anhui, Walvax, Sinovac, Genexine, Arcturus Therapeutics, dan Novavax terkait ambisi pemerintah ini.

"Kami juga membuka peluang yang sama kepada AstraZeneca, kami juga terbuka untuk rekanan yang sudah ada Pfizer, kami terbuka bagi siapa saja yang berminat," papar Budi.

Budi menganggap letak Indonesia strategis untuk menjadi eksportir vaksin ke seluruh dunia. Selain itu, ia menuturkan Indonesia adalah negara dengan mayoritas penduduk Muslim paling banyak di dunia sehingga dapat menjamin bahwa produksi vaksinnya halal menurut Islam.

WHO telah menerapkan gagasan pembentukan hub transfer teknologi produksi vaksin sebagai salah satu strategi organisasi memastikan distribusi yang lebih luas secara global.

Strategi tersebut juga dianggap dapat membantu membangun kapasitas di negara-negara berkembang untuk berlomba membuat vaksin dengan teknologi baru mRNA berbasis asam nukleat seperti Pfizer dan Moderna.

Kedua vaksin itu disebut cepat beradaptasi menangani virus varian baru.

Sementara itu, seorang pejabat WHO mengatakan upaya organisasi untuk mengembangkan basis produksi vaksin Covid-19 di Afrika Selatan selama ini berupaya fokus meniru teknologi Moderna.

Namun, pejabat itu mengatakan sampai saat ini minim kemajuan dan pembicaraan dengan Moderna sehingga proyek tersebut memakan waktu lebih lama.



 

 

 

 

[]bazm

Sumber : CNN Indonesia




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: redaksi.berazam@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait


About Us

Berazamcom, merupakan media cyber berkantor pusat di Kota Pekanbaru Provinsi Riau, Indonesia. Didirikan oleh kaum muda intelek yang memiliki gagasan, pemikiran dan integritas untuk demokrasi, dan pembangunan kualitas sumberdaya manusia. Kata berazam dikonotasikan dengan berniat, berkehendak, berkomitmen dan istiqomah dalam bersikap, berperilaku dan berperbuatan. Satu kata antara hati dengan mulut. Antara mulut dengan perilaku. Selengkapnya



Alamat Perusahaan

Alamat Redaksi

Perkantoran Grand Sudirman
Blok B-10 Pekanbaru Riau, Indonesia
  redaksi.berazam@gmail.com
  0761-3230
  www.berazam.com
Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top