Jumat, 19 Juli 2024

Breaking News

  • Hadapi Cuaca Ekstrem, Pemko Pekanbaru Bentuk Tim Reaksi Cepat   ●   
  • Pj Wako Pekanbaru Targetkan Patisipasi Pemilih Pada Pilkada Serentak 2024 Meningkat   ●   
  • Geliat Para Balongubri Jelang Dibukanya Pendaftaran Cakada 27 Agustus 2024   ●   
  • Jelang Pilkada 2024, Pj Wako Pekanbaru Imbau Warga Jangan Mudah Terpancing Hoax   ●   
  • Harga Bahan Pokok di Pekanbaru Masih Relatif Stabil   ●   
Ciptakan Tata Kelola Pemerintahan Bebas KKN,KPK dan Pemprov Riau Launching Aplikasi WBS
Selasa 26 September 2023, 12:46 WIB

Pekanbaru, berazamcom - Menciptakan tata kelola pemerintahan yang bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme, maka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaunching aplikasi Whistleblowing System (WBS).

"Alhamdulillah, kita (Pemprov Riau, red) bersama KPK telah melaunching Aplikasi WBS," kata Gubernur Riau Syamsuar di Pekanbaru, Senin (25/9/2023).

Orang nomor satu di Bumi Melayu Lancang Kuning itu menjelaskan bahwa WBS merupakan sistem pengaduan masyarakat yang terintegrasi dan berbasis elektronik di Pemerintah Provinsi Riau.

"Adapun tujuannya yaitu untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme," ujarnya.

 Bersamaan dengan itu, Direktur Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat KPK, Tommy Murtono menjelaskan bahwa pihaknya dengan Pemprov Riau telah menandatangani perjanjian kerjasama untuk mengintegrasikan WBS tindak pidana korupsi.

"Dalam kerjasama tersebut KPK mencoba menstandarkan penanganan pengaduan di Pemerintah Provinsi Riau menurut kaidah-kaidah pengaduan penanganan yang baik," jelasnya.

Ia mengakui banyak sekali pengaduan yang masuk ke KPK yang bukan bersifat pengawasan atau bukan kewenangan KPK. Sehingga beberapa pengaduan diteruskan ke Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) untuk ditindaklanjuti.

"Yang menjadi masalah, ketika pengaduan tidak terstandar maka hasilnya nanti akan bervariasi," ujarnya.

 Tommy Murtono menjelaskan WBS adalah serangkaian proses, mulai dari menerima, menangani hingga menentukan tindaklanjut.

"Banyak yang beranggapan ini hanya aplikasi namun pada dasarnya adalah serangkaian proses, mulai dari menerima, menangani hingga menentukan tindaklanjut ke depannya," pungkasnya.

Ia menegaskan bahwa tidak cukup hanya menyediakan aplikasi, namun juga ada prinsip-prinsip WBS yang harus dijalankan diantaranya profesional, komitmen dari pimpinan, penanganan yang transparan, serta ada kepastian hukum sehingga tidak berlarut-larut.




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: redaksi.berazam@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


About Us

Berazamcom, merupakan media cyber berkantor pusat di Kota Pekanbaru Provinsi Riau, Indonesia. Didirikan oleh kaum muda intelek yang memiliki gagasan, pemikiran dan integritas untuk demokrasi, dan pembangunan kualitas sumberdaya manusia. Kata berazam dikonotasikan dengan berniat, berkehendak, berkomitmen dan istiqomah dalam bersikap, berperilaku dan berperbuatan. Satu kata antara hati dengan mulut. Antara mulut dengan perilaku. Selengkapnya



Alamat Perusahaan

Alamat Redaksi

Perkantoran Grand Sudirman
Blok B-10 Pekanbaru Riau, Indonesia
  redaksi.berazam@gmail.com
  0761-3230
  www.berazam.com
Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top