Kuansing, berazamcom - Suhardiman Amby yang merupakan Ketua DPC Partai Hati Nurani Rakyat ( Hanura ) Kabupaten Kuantan Singingi ( Kuansing ), Riau resmi meninggalkan Partai yang membawanya menjadi seorang Wakil Bupati Kuansing berpasangan dengan Andi Putra dengan slogan ASA tersebut
Hanura juga sempat sebelumnya mengantarkan Suhardiman Amby menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Riau periode 2014 -2019, dan pada Pilkada 2020 dengan bermodalkan 1 kursi DPRD Hanura Kuansing Suhardiman Amby diusung oleh Hanura berpasangan dengan Andi Putra
Sekarang Suhardiman Amby pasca musibah menimpah Bupati Non Aktif Andi Putra beliau menjabat seorang Plt. Bupati Kuantan Singingi
Namun pada tanggal 24 Juli 2022 Suhardiman Amby resmi menerima SK dari DPP Gerindra untuk memegang pucuk Partai berlambang Garuda di Kabupaten Kuantan Singingi
Hal diketahui setelah Suhardiman Amby resmi menerima SK dari DPP Gerindra yang diserahkan oleh Ketua DPW Gerindra Riau M.Rahul, Minggu 24 Juli kemarin di Kantor DPW Gerindra Riau di Pekanbaru
Sebagaimana informasi yang dirangkum Suhardiman Amby memilih pindah ke Gerindra karena beliau sudah lama mengidolakan sosok Prabowo Subianto yang merupakan icon Partai berlambang Garuda tersebut
Dikatakan Suhardiman, dirinya sangat mengidolakan sosok Prabowo yang sampai hari ini masih ikhlas berjuang untuk kemajuan Indonesia, dan kesejahteraan rakyat Indonesia, mewakafkan, pikiran, tenaga, dan waktu
"Bahkan, semua yang dia punya siap dia berikan untuk masa depan Indonesia yang maju. Partai Gerindra yang berhasil dia dirikan ini, adalah bukti perjuangannya untuk kemakmuran rakyat," ujar Plt. Bupati Kuansing tersebut
Karena rasa kagumnya kepada Prabowo itulah, Suhardiman memilih meninggalkan partai lamanya, dan mengabdikan sisa hidupnya untuk partai berlogo garuda ini.
"Insya Allah kami akan menghabiskan sisa usia untuk mengabdi kepada negara dibawah komando sang jendral yang menjadi panutan kami dan pemimpin baru, yang berwibawa, cerdas, berani, disegani dunia," tuturnya
"Dia adalah harapan masa depan bagi seluruh bangsa Indonesia. Itulah bagian dari motivasi yang bisa daya sampaikan. Yang jika di tuliskan secara tuntas memerlukan waktu panjang tidak akan tuntas dalam waktu yang sekejap," pungkasnya.*
[]bazm-8


