Foto bersamaPekanbaru, berazamcom - Dukungan politik kepada Irving-Sugianto terus mengalir menjelang pemilihan bupati dan wakil bupati Siak 2024-2029. Pasangan ini mendapatkan sokongan dari dua partai besar: PDIP, PKB.
Meskipun belum ada dokumen resmi dari ketiga partai tersebut, kabar dari orang-orang dekat Irving menunjukkan bahwa dukungan ini sudah final. "Insyaallah, dalam waktu dekat, form B1KWK dari dua partai pengusung akan segera keluar," ungkap salah seorang tim Irving-Sugianto kepada awak media pada Ahad (25/8/2024).
Irving bukanlah sosok asing di Siak. Hampir separuh hidupnya ia dedikasikan sebagai aparatur sipil negara (ASN) di daerah kesultanan itu. Kariernya berkembang pesat dari bawah hingga mencapai jabatan tertinggi di Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Siak. Sebagai birokrat teknis, Irving telah banyak berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur Siak, dari perencanaan hingga pelaksanaan.
Kini, Irving berniat melanjutkan warisan pembangunan yang telah dirancangnya dengan maju bersama Sugianto dalam Pilkada serentak Siak pada 27 November mendatang. "Setelah puluhan tahun mengabdi, sah-sah saja jika beliau ingin mewakafkan sisa umurnya untuk membangun Siak lebih hebat lagi. Pilkada adalah jalan untuk mewujudkan impian tersebut," jelas tim sukses Irving.
Sebagai bentuk keseriusan, Irving dikabarkan telah mengajukan surat pengunduran diri dari jabatan dan status ASN-nya. "Prosesnya sedang berlangsung. Setelah itu, kami akan langsung bergerak," tambahnya.
Potensi Alfedri Tidak Bisa Maju
Di tengah momentum Irving-Sugianto, beredar kabar bahwa Alfedri mungkin tidak dapat maju karena telah menjabat dua periode sebagai bupati Siak. Namun, informasi ini masih simpang siur. KPU dikabarkan akan berkonsultasi dengan Mendagri setelah para calon mendaftar pada 27 hingga 29 Agustus 2024.
"Kami sudah menanyakan ke KPU mengenai kemungkinan Alfedri maju lagi. Mereka akan berkonsultasi dengan Mendagri. Kita tunggu saja," ujar tim sukses Irving.
Jika Alfedri benar-benar tidak dapat maju, peluang Irving untuk melenggang ke Siak 1 akan semakin terbuka lebar, terutama dengan kekuatan investasi sosial politik yang sekian lama Ia tanamkan. Kemungkinan besar akan terjadi "head to head" antara Irving dan Afni. Siapakah yang lebih unggul dari kedua tokoh ini? Kita tunggu perkembangan selanjutnya.
Laporan: Benny Hendra


