Kamis, 24 September 2020 Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan - Indeks Berita
 
 
KLHK Dukung Gerakan Literasi Konservasi Puisi Para Pendaki

Selasa, 15-09-2020 - 11:30:53 WIB

 
Dirjen KSDAE KLHK, Ir Wiratno menandatangani buku Puisi Para Pendaki 'Bisik Langit Pasak Bumi'

TERKAIT:
 
     

    Pekanbaru, berazamcom - Tidak banyak pendaki gunung yang menulis. Tidak banyak pula penulis yang mendaki gunung. Padahal, apa yang dilihat dan dirasa para pendaki di puncak ketinggian, di pasak-pasak bumi itu, hal yang tidak biasa, tidak bisa dirasakan di bawah sana. Gunung di seluruh tubuhnya, tumbuh hutan tempat hidup banyak flora dan fauna, tempat hulu banyak sungai mengalir hingga bawah, sumber kehidupan.

    Hal inilah yang mendasari lahirnya buku puisi para pendaki berjudul 'Bisik Langit Pasak Bumi' persembahan Komunitas Seni Rumah Sunting Pekanbaru, yang digagas pembinanya, Kunni Masrohanti yang juga Presiden Penyair Perempuan Indonesia asal Riau dengan didukung oleh seluruh timnya.

    Lahirnya buku puisi konservasi ini disambut baik dan didukung penuh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Indonesia melalui Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekoaistem (KSDAE).

    "Selamat buat para pendaki Indonesia atas lahirnya buku puisi Bisik Langit Pasak Bumi dengan tema alam, hutan dan gunung. Terimakasih sudah menuliskan bentang alam Indonesia dengan kata-kata yang menembus rasa dan imajinasi,'' ujar Dirjen KSDAE Ir Wiratno di Jakarta.

    Buku tetsebut diserahkan langsung oleh Kunni kepada Wiratno menjelang peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) di Kalimantan Timur, Selasa (15/9/2020). Kunni juga mengucapkan terimakasih kepada KLHK melalui Wiratno yang mendukung penuh lahirnya buku tetsebut.

    ''Bisik Langit Pasak Bumi' merupakan buku puisi konservasi. Tahun depan akan disempurnakan dan semoga lebih baik. Semoga buku ini memberi arti bagi negeri meski kecil, serta terus menggugah anak-anak muda untuk turut menguatkan gerakan literasi dan konservasi melalui jalan puisi,'' kata Kunni.

    Buku ini ditulis oleh 58 pendaki gunung di berbagai wilayah di Indonesia dan lahir sempena perayaan Hari Puisi Indonesia (HPI) tahun 2020 yang selalu dirayakan oleh Rumah Sunting setiap tahun di Pekanbaru. Pendaki gunung yang menulis puisi dalam buku ini antara lain, Kalimantan Timur, Sulawesi, Maluku, Papua, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, Jakarta, Yogyakarta, Lampung, Sumatera Barat, Medan, Aceh dan lainnya.*bazm3



     
    MTQ (di) Kampar
    Oleh: Syafriadi

    Sudah lama saya tak menyaksikan open dan closing cermony Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ). Sabtu malam (30/11 2019), saya sempatkan datang ke Kota Bangkinang. Melihat malam penutupan MTQ Provinsi Riau ke-38.
     
     
    Polres Bengkalis Tangkap Pelaku Curas Terhadap Seorang Nenek 81 Tahun
    Gunakan Laras Panjang, Prajurit Lanud RSN Asah Kemampuan Menembak
    Menjelang HUT TNI ke-75, Lanud Rsn Gelar Donor Darah
    Gubernur Ingatkan Bahaya Covid di Pernikahan Anak Ketua JMSI Riau
    Dukung Kasmarni, Caleg PKS Ini Sediakan Rumahnya Untuk Sosialisasi dan Silaturrahmi