Jumat, 4 Desember 2020 Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan - Indeks Berita
 
Kasus Keributan Tim Kampanye Paslon nomor 4 dengan Panwascam Dihentikan
Berkas Perkara Sekretaris PCNU Inhu Dinaikan ke Kejaksaan

Jumat, 20-11-2020 - 20:28:07 WIB

 
Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Inhu, Edi Priyanto

TERKAIT:
 
     

    Rengat, berazamcom - Kasus sengketa Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Indragiri Hulu (Inhu) tahun 2020 kian menajam. Beberapa waktu lalu sempat terjadi keributan antara tim kampanye pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Inhu nomor urut 4 dengan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam). Kasus tersebut sudah dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Inhu.

    Namun berdasarkan konfirmasi terakhir, Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) di Bawaslu Inhu menghentikan proses penanganan perkara tersebut sejak tanggal 2 November 2020.

    Hal ini dibenarkan oleh Ketua Bawaslu Inhu, Dedi Risanto. "Gakkumdu menghentikan prosesnya karena tidak memenuhi unsur-unsur pidana pemilihan," ujar Dedi kepada wartawan, Jumat 20 November 2020.

    Dedi melanjutkan bahwa memang ada keributan antara tim kampanye Paslon nomor urut 4 dengan Panwascam di Kecamatan Pasir Penyu, Inhu.

    Bahkan pihaknya sudah memanggil beberapa pihak terkait dalam rangka pengambilan keterangan. "Semua pihak yang terlibat sudah kita panggil dan kita proses. Hasilnya, Gakkumdu menghentikan proses lanjutannya karena belum memenuhi unsur-unsur pidana pemilihan," ujarnya.

    Menurut Dedi kejadian keributan tersebut terjadi karena kesalahpahaman antara para pihak.

    Lebih lanjut disampaikan Dedi, sejumlah pihak yang dilaporkan atas kejadian keributan tersebut, yakni RH, TR dan AA. Ketiganya merupakan tim kampanye Paslon nomor urut 4 dan dua diantaranya merupakan ketua Parpol pengusung.

    Sementara itu di sisi lain, berkas dugaan pelanggaran Pemilu yang dilakukan oleh Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Inhu, Edi Priyanto yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Talang Jerinjing, Kecamatan Rengat Barat, Inhu sudah dinaikan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Inhu.

    Plt Kajari Inhu, Furkon Syah Lubis, SH, MH, melalui Kasi Pidum Kejari Inhu, Yulianto Aribowo, SH, MH saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya pelimpahan berkas perkara ke Kejaksaaan Negeri Inhu. "Benar, sudah dilimpahkan ke kami. Selanjutnya akan dilimpahkan ke Pengadilan," ungkap Kasi Pidum.

    Edi Priyanto saat dikonfirmasi awak media mengatakan bahwa kedatangannya di kantor Kejari Inhu didampingi oleh pengacara. "Iya, sebagai warga negara yang taat hukum, saya tadi didampingi pengacara memenuhi panggilan Kejari Inhu untuk proses tanda tangan pelimpahan berkas dugaan tindak pidana pelanggaran Pemilu," ujar Edi Priyanto.

    Ia mengatakan bahwa dirinya bersikap kooperatif mengikuti tahapan-tahapan proses hukum yang sedang dialaminya tersebut. Untuk diketahui, Edi Priyanto sebelumnya dilaporkan ke Bawaslu oleh tim pemenangan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Inhu nomor urut 4 atas video durasi 35 detik bersama Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama yakni Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang menyatakan dukungan ke Paslon Bupati dan Wakil Bupati Inhu dari nomor urut 2 Rezita Meylani Yopi, yang juga sebagai ketua Muslimat NU Kabupaten Inhu berpasangan dengan Junaidi Rachmat, sebagai wakilnya.*ril

     



     
    MTQ (di) Kampar
    Oleh: Syafriadi

    Sudah lama saya tak menyaksikan open dan closing cermony Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ). Sabtu malam (30/11 2019), saya sempatkan datang ke Kota Bangkinang. Melihat malam penutupan MTQ Provinsi Riau ke-38.
     
     
    Positif Corona, Gubernur Riau Syamsuar dan Istri Akhirnya Dirawat Sekamar di Rumah Sakit
    SUBAYANG DIRINDU SAYANG, Gubri Berbaring di Pangkuan Misnarni
    13 Komjen Polri Dalam Bursa Calon Kapolri
    Gantikan Kompol Hanafi, AKP Manapar Situmeang Resmi Jabat Kapolsek Tenayan Raya
    Selamat Jalan Muridku Terhebat: HAIDIR ANWAR TANJUNG WARTAWAN DETIK.COM