Selasa, 15 Juni 2021

Breaking News

  • Percepat Penangan Covid, Bupati Kuansing Kumpulkan Seluruh Kepala Puskesmas   ●   
  • Kapolri Prihatin Narkoba di RI Masih Tinggi: 5 Ton Sabu Diungkap 3 Bulan   ●   
  • Densus 88 Tangkap 13 Terduga Teroris di Riau   ●   
  • Benjamin Netanyahu Berakhir, Israel Dipimpin Perdana Menteri Naftali Bennett   ●   
  • Enam Pesawat Tempur F-16 Amerika Mendarat di Pekanbaru, Ini Agendanya   ●   
Imbas Pemekeran, Ayat Minta Disdik Pekanbaru Petakan Kebutuhan Sekolah Negeri Guna Persiapan PPDB 2021
Kamis 10 Juni 2021, 15:07 WIB
Wakil Walikota (Wawako) Pekanbaru, H. Ayat Cahyadi S.Si

Pekanbaru, berazamcom - Imbas dari pemekaran beberapa daerah di kota Pekabaru beberapa waktu lalu akan berpengaruh terhadap pemetaan sekolah-sekolah yang ada diwilayah pemekaran tesebut.

Oleh karenanya, Wakil Walikota (Wawako) Pekanbaru, H. Ayat Cahyadi S.Si, meminta Dinas Pendidikan (Disdik) setempat untuk melakukan pemetaan kebutuhan sekolah negeri tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Menurutnya, pemetaan perlu dilakukan mengingat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sejak beberapa tahun terakhir telah menerapkan sistem zonasi dengan memberi kuota lebih banyak bagi calon peserta didik tempatan.

"Jadi penting dilakukan pemetaan, kebutuhan kita berapa," ucapnya, Rabu (9/6).

Pemetaan kebutuhan sekolah, terang Wawako, juga penting lantaran adanya pemekaran wilayah yang berdampak terhadap minimnya sekolah negeri di wilayah kecamatan maupun kelurahan yang dimekarkan.

"Misalnya saya tinggal di Kelurahan Simpang Tiga, karena ada pemekaran, SD dan SMP negeri masuk ke Kelurahan Air Dingin. Ini tentu berpengaruh terhadap sistem zonasi. Untuk itu, kita minta kepada kepala dinas untuk memetakan ini semua," ujarnya.

Mengenai sistem zonasi sendiri, diakui Wawako banyak dikeluhkan oleh orang tua calon peserta didik baru khususnya yang bertempat tinggal jauh dari kawasan sekolah karena tingginya kuota bagi peserta didik tempatan.

"Di 2019 karena banyak kali keluhan masyarakat, itu sempat saya sampaikan kepada kepala dinas supaya fair agar ada terobosan. Bisa gak masuk sekolah negeri, itu seperti dulu pakai tes," jelasnya.

"Tapi ternyata persoalannya, kita sekarang harus mengacu sesuai aturan Menteri Pendidikan. Ini aturan bersama yang tidak bisa kita langgar," tutup Ayat Cahyadi.

 

 

 

[]bazm




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: redaksi.berazam@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait


About Us

Berazamcom, merupakan media cyber berkantor pusat di Kota Pekanbaru Provinsi Riau, Indonesia. Didirikan oleh kaum muda intelek yang memiliki gagasan, pemikiran dan integritas untuk demokrasi, dan pembangunan kualitas sumberdaya manusia. Kata berazam dikonotasikan dengan berniat, berkehendak, berkomitmen dan istiqomah dalam bersikap, berperilaku dan berperbuatan. Satu kata antara hati dengan mulut. Antara mulut dengan perilaku. Selengkapnya



Alamat Perusahaan

Alamat Redaksi

Perkantoran Grand Sudirman
Blok B-10 Pekanbaru Riau, Indonesia
  redaksi.berazam@gmail.com
  0761-3230
  www.berazam.com
Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top