Senin, 20 September 2021

Breaking News

  • ''Santun Berpolitik, Lebih Banyak Merangkul daripada Memukul''   ●   
  • Terus Turun, Kasus Aktif COVID-19 di Riau Tinggal 1.543 Orang   ●   
  • Wisata Istana Siak Kembali Dibuka, Gubri Pesan Pengunjung Taat Prokes   ●   
  • Pengendara Harus Waspada, Besok Polri Gelar Operasi Patuh Lancang Kuning 2021   ●   
  • Humas-WMPR Peduli, Salurkan Ratusan Paket Sembako   ●   
Kunni Masrohanti Rilis Buku Puisi Tunggal Kelima, Berisi 74 Puisi
Selasa 14 September 2021, 11:31 WIB
Kunni Masrohanti

Pekanbaru, berazamcom - Setelah melahirkan empat buku puisi tunggal, Kunni Masrohanti, penyair kelahiran Siak Sri Indrapura, Riau yang juga Ketua Penyair Perempuan Indonesia (PPI) itu, kembali merilis buku puisi tunggal kelima. Buku itu berjudul 'Dan, Perempuan yang Kau Telan Airmatanya'.

Buku yang diterbitkan Salmah Publishing tersebut berisi 74 puisi dengan ISBN 978-623-6846-28-5, ketebalan 83 halaman termasuk biodata dan daftar isi, spesifikasi cover doff, uv spot laser, embos, bookpaper, pembatas dan srink. Ilustrasi buku ini dirancang oleh Burhani Anas, desain sampul oleh Aidil Adri, dan tata letak oleh Wan Sarudin.

Cover depan hampir penuh dengan ilustrasi wajah seorang perempuan dengan rambut tergerai dan sekuntum bunga, serta meneteskan air mata. Ilustrasi ini juga penuh simbol dan makna yang semuanya kembali kepada alam; air mata berupa daun-daun, rambut berupa kulit kayu dan sekuntum bunga yang merekah. Seluruh cover berwarna hitam putih sehingga terkesan elegan. Hanya kata 'Dan' yang berwarna oren seolah ada makna lain yang ingin disampaikan secara lebih.

Dikatakan Kunni, puisi-puisi dalam buku ini ditulis dalam rentang waktu sekitar satu tahun, yakni 2020 hingga 2021. Dibandingkan buku-buku Kunni sebelumnya, buku ini memang sedikit berbeda baik warna makna, kata, maupun muatannya.

''Apa saja bisa ditulis. Isu lingkungan, sosial, budaya, pandemi, bahagia bahkan airmata, semua bisa ditulis, bisa dirayakan dengan kata,'' kata Kunni.

Ketika ditanya soal kata 'Dan', kalimat sambung yang berada di awal judul dan berwarna berbeda sendiri, Kunni menjawab singkat. ''Wah, dibaca saja, nanti akan ketemu makna, 'Dan' itu.''

Meski begitu, sebuah kata di cover belakang buku mulai mengantarkan pembaca untuk sampai pada kedalaman makna-makna puisi yang ada di dalamnya. Kata tersebut adalah, ''Untumku, untuk kita dan siapa saja yang menjalani takdir dengan purna sebagai anak manusia, terimalah puisi ini dengan cinta''.

Buku puisi Kunni yakni, Sunting (2011), Perempuan Bulan (2016), Calung Penyukat (2019), Kotau (2020) dan Dan, Perempuan yang Kau Telan Airmatanya (2021). Selain buku puisi, Kunni juga menulis buku Harmoni Masyarakat dan Alam Rimbang Baling (Refleksi adat budaya, 2018), Sekelumit Sejarah Kerajaan Gunung Sahilan (Refleksi sejarah, adat, budaya, 2018) dan beberapa lainnya.*bazm3

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: redaksi.berazam@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait


About Us

Berazamcom, merupakan media cyber berkantor pusat di Kota Pekanbaru Provinsi Riau, Indonesia. Didirikan oleh kaum muda intelek yang memiliki gagasan, pemikiran dan integritas untuk demokrasi, dan pembangunan kualitas sumberdaya manusia. Kata berazam dikonotasikan dengan berniat, berkehendak, berkomitmen dan istiqomah dalam bersikap, berperilaku dan berperbuatan. Satu kata antara hati dengan mulut. Antara mulut dengan perilaku. Selengkapnya



Alamat Perusahaan

Alamat Redaksi

Perkantoran Grand Sudirman
Blok B-10 Pekanbaru Riau, Indonesia
  redaksi.berazam@gmail.com
  0761-3230
  www.berazam.com
Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top