Jumat, 12 Agustus 2022

Breaking News

  • BBM Langka di SPBU, CERI: Muara dari Inefisiensi Proses Bisnis Pertamina Mulai Hulu Hingga Hilir   ●   
  • Jika NIK Dicatut Parpol, KPU Minta Masyarakat Melapor   ●   
  • Gubri Syamsuar Resmikan Mall Vaksinasi COVID-19 dan Imunisasi Rutin   ●   
  • Antisipasi Karhutla dan Bencana Alam, Satgas TMMD Gelar Penyuluhan ke Masyarakat Sialang Rampai   ●   
  • Perwira Polri Putra Kuansing Peroleh Beasiswa S3 Polri   ●   
Paus Desak Penyelesaian Konflik Ditengah Pandemi Dengan Dialog
Minggu 26 Desember 2021, 19:30 WIB
Paus Fransiskus mendesak ada penyelesaian dialog untuk mengatasi konflik di tengah pandemi virus Corona (COVID-19). Pesan itu disampaikan Paus dalam pesan Urbi et Orbi saat hari Natal.

Berazamcom-Paus Fransiskus mendesak ada penyelesaian dialog untuk mengatasi konflik di tengah pandemi virus Corona (COVID-19). Pesan itu disampaikan Paus dalam pesan Urbi et Orbi saat hari Natal.

Dilansir dari AFP, Sabtu (25/12/2021), masa berkumpul di Lapangan Santo Petrus di Vatikan untuk mendengarkan pesan dari Paus. Paus meyesali terjadinya konflik di Suriah, Yaman, dan Irak.

"Di masa pandemi ini, kemampuan kita untuk hubungan sosial sangat diuji. Ada kecenderuangan yang berkembang untuk menarik diri, melakukan semuanya sendiri, berhenti berusaha untuk bertemu orang lain, dan melakukan sesuatu bersama-sama," katanya.

"Di tingkat internasional juga, ada risiko bahwa krisis yang kompleks ini akan mengarah pada mengambil jalan pintas daripada mengambil jalur dialog yang lebih panjang," katanya.

"Namun hanya jalan itu (dialog) yang dapat mengarah pada penyelesaian konflik dan manfaat yang langgeng bagi semuanya," katanya.

Paus menyebut konflik besar terjadi hingga ada ketidakpastian. Adanya konflik seperti tidak pernah berakhir.

"Kita terus menyaksikan sejumlah besar konflik, krisis, dan ketidaksepakatan. Ini sepertinya tidak pernah berakhir; sekarang kita bahkan hampir tidak menyadarinya. Kita telah menjadi begitu terbiasa dengan mereka sehingga tragedi besar sekarang dilewatkan dalam keheningan," katanya, menyebutkan antara lain Suriah, Irak, dan Yaman.

"Di Ukraina, cegah pecahnya konflik baru yang berkepanjangan," katanya melihat ketegangan meningkat antara Rusia dan Barat mengenai nasib negara bekas Soviet yang strategis itu.

[]bazm02/dilansir dari detikcom





Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: redaksi.berazam@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


About Us

Berazamcom, merupakan media cyber berkantor pusat di Kota Pekanbaru Provinsi Riau, Indonesia. Didirikan oleh kaum muda intelek yang memiliki gagasan, pemikiran dan integritas untuk demokrasi, dan pembangunan kualitas sumberdaya manusia. Kata berazam dikonotasikan dengan berniat, berkehendak, berkomitmen dan istiqomah dalam bersikap, berperilaku dan berperbuatan. Satu kata antara hati dengan mulut. Antara mulut dengan perilaku. Selengkapnya



Alamat Perusahaan

Alamat Redaksi

Perkantoran Grand Sudirman
Blok B-10 Pekanbaru Riau, Indonesia
  redaksi.berazam@gmail.com
  0761-3230
  www.berazam.com
Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top