Kamis, 19 Mei 2022

Breaking News

  • Kejari Kuansing Musnahkan Barang Bukti Kulit Harimau Hingga Sabu Sebanyak 296,80 Kg   ●   
  • Pemprov Riau Anggarkan Bantuan 14 Milyar Untuk 12.266 Pelaku Usaha Mikro   ●   
  • Selamatkan Aset, Sekda Kuansing Ambil Alih Pengelolaan Kebun Sawit Pemda   ●   
  • Rumah Zakat Terima Global Good Govermance Award 2022   ●   
  • Sendratasik FKIP UIR Taja Workshop Dendang Syair Bersama Maestro Syair Nusantara Asal Malaysia   ●   
Fenomena Spirit Doll, Yandri Susanto: Sebaiknya Mengadopsi Anak Terlantar Ketimbang Boneka Arwah
Kamis 06 Januari 2022, 12:27 WIB
Ketua Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PAN Yandri Susanto mengingatkan masyarakat sebaiknya mengadopsi anak telantar ketimbang mengadopsi boneka arwah.

Pekanbaru, berazamcom-Tren mengadopsi "spirit doll" atau boneka arwah ramai dilakukan oleh sejumlah masyarakat, terutama kalangan artis. Ketua Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PAN Yandri Susanto mengingatkan masyarakat sebaiknya mengadopsi anak telantar ketimbang mengadopsi boneka arwah.


"Ya sebaiknya dialihkan ke hal-hal yang positif ya, dalam artian bisa mengadopsi anak-anak yang telantar. Jadi jangan sampai salah arah," ujar Yandri saat dihubungi, Kamis (6/1/2022) sebagaimana dikutip dari detikcom.

Menurutnya, banyak pihak dari sesama manusia yang lebih layak diadopsi ketimbang mengadopsi boneka. Dia menyayangkan ramainya tren tersebut di tengah masyarakat.

"Ya kalau mau mengadopsi tentu banyak yang lebih layak untuk diadopsi, kan, yang benar-benar punya kriteria untuk diadopsi. Artinya, banyak orang yang nggak mampu, mungkin ada anak-anak yang telantar, mungkin itu lebih menyentuh makna kata adopsi sendiri," ujar Yandri.

"Saya ikut menyayangkan kalau itu memang menjadi semacam kebiasaan atau tren dari kalangan orang-orang berada, apalagi public figure. Jadi sebaiknya kasih contoh itu ya contoh yang lebih bermakna, dalam artian, saya sarankan untuk mengadopsi orang-orang yang benar-benar membutuhkan uluran tangan," sambung dia.

Pasalnya, dia menyebut masih banyak masyarakat yang perlu dibantu oleh kalangan ekonomi atas, seperti para artis, di tengah situasi pandemi. Dia menyebut boneka arwah yang dikaitkan dengan hal-hal mistis justru cenderung menyesatkan.

"Kan kalau kita mengadopsi anak yatim atau orang tidak mampu, ada kekuatan di situ. Ada makna sebagai manusia untuk mencintai sesama. Tapi kalau dikaitkan dengan mistis, kemudian bisa melakukan sesuatu dengan hal yang berbau mistis, ini menurut saya tidak positif, cenderung menyesatkan," kata Yandri.

"Jadi kalau ingin mengadopsi, adopsilah orang-orang yang benar-benar perlu diadopsi," lanjutnya.

Adopsi boneka arwah sebelumnya sedang menjadi tren di kalangan selebritas. PP Muhammadiyah pun buka suara terkait hal ini.

"Umat Islam itu segala sesuatu harus bersandar pada tauhid kepada Allah SWT, menyembah (dan) meminta kepada Allah," ujar Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad ketika dihubungi, Senin (3/1) seperti dilansir dari detikcom.

"Tidak boleh meminta kepada selain Allah dalam hal kekayaan atau apa pun," jelasnya.

Dadang kemudian membahas terkait arwah yang disebut-sebut berada dalam boneka tersebut. Ia menepis hal itu.

"Soal arwah menurut ajaran Islam, keyakinan saya, itu sudah disimpan oleh Allah di alam barzah, jadi tidak bisa dipanggil-panggil atau tidak bisa dimintai pertolongan karena mereka sedang istirahat, baik orang baik atau orang buruk," jelasnya.


[]bazm02/detikcom




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: redaksi.berazam@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait


About Us

Berazamcom, merupakan media cyber berkantor pusat di Kota Pekanbaru Provinsi Riau, Indonesia. Didirikan oleh kaum muda intelek yang memiliki gagasan, pemikiran dan integritas untuk demokrasi, dan pembangunan kualitas sumberdaya manusia. Kata berazam dikonotasikan dengan berniat, berkehendak, berkomitmen dan istiqomah dalam bersikap, berperilaku dan berperbuatan. Satu kata antara hati dengan mulut. Antara mulut dengan perilaku. Selengkapnya



Alamat Perusahaan

Alamat Redaksi

Perkantoran Grand Sudirman
Blok B-10 Pekanbaru Riau, Indonesia
  redaksi.berazam@gmail.com
  0761-3230
  www.berazam.com
Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top