Kamis, 19 Mei 2022

Breaking News

  • Pemprov Riau Anggarkan Bantuan 14 Milyar Untuk 12.266 Pelaku Usaha Mikro   ●   
  • Selamatkan Aset, Sekda Kuansing Ambil Alih Pengelolaan Kebun Sawit Pemda   ●   
  • Rumah Zakat Terima Global Good Govermance Award 2022   ●   
  • Sendratasik FKIP UIR Taja Workshop Dendang Syair Bersama Maestro Syair Nusantara Asal Malaysia   ●   
  • Repdem Riau Ingatkan, Pj Kepala Daerah Jangan Rasis dan Mesti Berjiwa Pancasila   ●   
Imigran Afghanistan Tewas Gantung Diri di Pengungsian Pekanbaru
Minggu 16 Januari 2022, 23:21 WIB
Foto; ilustrasi

Pekanbaru, berazamcom-Seorang imigran Afghanistan, Sayid Nader Balkhi (41), ditemukan tewas dalam Pengungsian Imigran Wisma Indah Sari Pekanbaru, Riau. Korban tewas akibat bunuh diri.

Melansir detikcom, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pria Budi mengatakan korban pertama kali terlihat oleh istrinya, NM (38) pada Sabtu (15/1). Dia kaget melihat suaminya tergantung di kamar mandi sekitar pukul 20.40 WIB.

"Benar, korban pertama kali terlihat sama istrinya. Istri korban langsung berteriak sambil memberitahu petugas keamanan," kata Pria Budi, Minggu (16/1/2022).

Petugas keamanan, Surya Saputra datang untuk memeriksa korban. Benar saja, pria dengan 4 anak tersebut sudah tergantung dengan seutas tali.

"Saksi dari petugas keamanan memeriksa denyut nadi korban dalam keadaan lemah. Sehingga warga imigran lainnya langsung memotong tali yang terikat di leher korban dan menurunkannya," katanya.

Selanjutya korban ditidurkan dan dilakukan pertolongan pertama. Sekitar pukul 21.10 WIB dan nadi korban masih berdenyut, para imigran lain langsung membawa korban ke RS Awal Bros Sudirman.

Hasil pemeriksaan di RS Awal Bros korban dinyatakan meninggal dunia. Sementara seluruh barang bukti seperti tali jemuran, handphone, sandal dan uang tunai Rp 55 ribu telah diamankan.

Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Andrie Setiawan mengatakan korban saat ditemukan menggunakan baju kaos warna putih dan celana olahraga warna hitam. Di mana saat itu korban tergantung di kamar mandi.

"Saat ditemukan dugaan sementara pada diri korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Terkait penyebab mengakhiri hidupnya masih kami dalami," kata Andrie.

Andrie mengatakan korban meninggalkan seorang istri dan 4 anak di pengungsian. Terkait apakah korban bunuh diri karena tak kunjung dikirim ke negara ketiga juga masih didalami.

"Semua masih kami dalami. Saksi-saksi, istri dan 4 anak korban masih kami mintai keterangan," katanya.


Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

[]bazm02/sumber;detikcom







Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: redaksi.berazam@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait


About Us

Berazamcom, merupakan media cyber berkantor pusat di Kota Pekanbaru Provinsi Riau, Indonesia. Didirikan oleh kaum muda intelek yang memiliki gagasan, pemikiran dan integritas untuk demokrasi, dan pembangunan kualitas sumberdaya manusia. Kata berazam dikonotasikan dengan berniat, berkehendak, berkomitmen dan istiqomah dalam bersikap, berperilaku dan berperbuatan. Satu kata antara hati dengan mulut. Antara mulut dengan perilaku. Selengkapnya



Alamat Perusahaan

Alamat Redaksi

Perkantoran Grand Sudirman
Blok B-10 Pekanbaru Riau, Indonesia
  redaksi.berazam@gmail.com
  0761-3230
  www.berazam.com
Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top