Senin, 13 Juli 2026

Breaking News

  • Siak Raih Penghargaan Nasional atas Komitmen Menjangkau Anak Zero Dose   ●   
  • Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di 2 Daerah Pekan Ini, Berikut Jadwalnya   ●   
  • Ingin Tembus Perusahaan Multinasional? Intip Tips Alumni Universitas Pertamina   ●   
  • Lantik Pengurus KTNA Siak, Bupati Afni Tegaskan Pemda Siap Dampingi Petani dan Nelayan   ●   
  • Bubarkan Panitia HUT ke-6, Dumai Jadi Tuan Rumah HUT ke-7 JMSI Tahun 2027   ●   
Plt Bupati Kuansing Suhardiman Amby Ikuti Munas I Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia
Sabtu 16 Juli 2022, 19:06 WIB
👁60438

Kuansing, berazamcom- Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI) yang didirikan oleh Bupati kabupaten penghasil sawit Indonesia dengan beranggotakan 160 kabupaten penghasil sawit di 21 propinsi.

Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI) telah berdiri dan dideklarasikan di Jakarta, pada Selasa 7 Juni 2022 yang lalu yang diketuai oleh  Bupati Seruyan Yulhaidir dengan sekjennya Bupati Kampar Kamsol

Seluruh Bupati yang tergabung dalam AKPSI sejak jumat kemaren sudah berada di Jakarta untuk melaksanakan Musyawarah Nasional (Munas ) I AKPSI, direncanakan pengurus hasil munas akan dilantik langsung oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo kata Plt. Bupat Kuantan Singingi ( Kuansing ) sabtu siang kepada media melalui kontak pribadinya

“AKPSI memiliki visi yaitu menjadi mitra strategis pemerintah pusat dan stakeholders perkebunan sawit dalam pembangunan, penataan dan pengawasan tata kelola sawit, menjadi wadah pemerintah kabupaten memperjuangkan kepentingan daerah penghasil sawit khususnya pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat di area perkebunan sawit”, ujar Suhardiman Amby

Komitmen pemerintah dalam memperbaiki tata kelola sawit nasional mulai hulu hingga hilir menjadi momentum strategis bagi pemerintah kabupaten untuk terlibat memberikan dukungan terhadap langkah pemerintah. Indonesia menjadi produsen terbesar kelapa sawit dengan produksi 49,7 juta ton pada 2021 menguasai sekitar 54 persen produk dunia. Luas lahan saat ini ada sekitar 15,08 juta hektar yang tersebar di 160 kabupaten di 21 propinsi, perkebunan sawit berperan penting dalam peningkatan kesehjateraan masyarakat dan pembangunan perekonomian nasional.

“Mempertimbangkan sawit sebagai komoditas strategis dan unggulan Indonesia maka perlu dilakukan tata kelola perkebunan sawit sesuai amanah konstitusi untuk dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat, bangsa dan negara”,paparnya

Tidak itu saja kata Suhardiman, pemerintah kabupaten penghasil sawit juga melibatkan para Kades,BPD, dan Koperasi yang bergerak dibidang Perkebunan sawit untuk turut andil, ini bertujuan agar persoalan pendataan benar -benar sesuai dengan fakta dilapangan

“pemerintah pusat butuh data yang akurat agar bisa mengambil kebijakan yang tepat, sehingga sangat diperlukan dukungan seluruh statakholder”, pungkasnya.

Sementara diketahui pelaksanaan Munas I Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI ) yang akan berlangsung selama 3 hari sejak Jumat- minggu digelar di Hotel Mercure Ancol Jakarta yang diikuti oleh MUNAS I AKPSI sebanyak 800 Peserta MUNAS I AKPSI Tahun 2022 serta dihadiri ketua dewan Pembina AKPSI Jenderal TNI (HOR) (Pur) Luhut Binsar Pandjaitan, M.P.A dan nantinya pengurus hasil munas I akan dilantik Presiden.




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top