Minggu, 12 Juli 2026

Breaking News

  • Ingin Tembus Perusahaan Multinasional? Intip Tips Alumni Universitas Pertamina   ●   
  • Lantik Pengurus KTNA Siak, Bupati Afni Tegaskan Pemda Siap Dampingi Petani dan Nelayan   ●   
  • Bubarkan Panitia HUT ke-6, Dumai Jadi Tuan Rumah HUT ke-7 JMSI Tahun 2027   ●   
  • Genjot PAD, Bupati Kampar Pimpin Rapat Percepatan Penerimaan PAD Tahun 2026   ●   
  • Bupati Ahmad Yuzar Sambut Kepulangan Jamaah Haji Kampar Kloter 05   ●   
DDII Riau Gelar Seminar Strategi Dakwah di Era Milinial
Selasa 02 Agustus 2022, 08:06 WIB
👁114816

Pekanbaru, berazamcom -  Ketua DDII Pusat, Dr. Adian Husaini, M.Si dan Ahli Hukum Tata Negara yang juga Sekretaris Majelis Syuro DDII Riau tampil bersama dalam Seminar dan Diskusi bertema Strategi Dakwah di Era Milenial, di Markas Dakwah, Kualu, Kampar, Ahad (31/7). Seminar ini khusus diikuti para pengurus dan fungsionaris DDII Riau dan Kabupaten Kota.

Adian Husaini yang tampil pertama menyajikan pemikiran tentang Dakwah Ilallah yang pernah ditunjukkan para ulama terkemuka di dunia dan Indonesia di antaranya Agus Salim,   M. Natsir dan sebagainya. Sedangkan Husnu Abadi membahas soal Berdakwah di Negeri Pancasila dengan pendekatan hukum dan keamanan bagi para da'i.

Adian Husaini mengatakan konsep dakwah bil hikmah sebagaimana diajarkan dalam Islam merupakan konsep yang aman dan nyaman dilakukan dalam aktivitas dakwah sepanjang zaman sejak masa Rasulullah  SAW. Konsep dan strategi dakwah tersebut sudah dipraktikkan oleh ulama-ulama terkenal Indonesia terutama Buya M. Natsir, pendiri DDII.

"Buya Natsir itu melakukan dakwah dengan landasan hikmah dan ikhlas sehingga apa yang didakwahkan benar-benar sangat efektif saat diamalkan oleh umat" ujar Adian Husaini yang lulusan doktor di Malaysia ini.

Sementara Husnu Abadi dalam pemaparannya mengemukakan berdakwah di Indonesia harus dapat mempertimbangkan aspek hukum agar tidak mudah dipidanakan oleh pihak-pihak yang berseberangan.

Husnu selanjutnya menambahkan  bahwa kritik terhadap penegakan hukum  itu  yang paling serius. Norma hukum yang baik ditangan penegak hukum yang buruk, maka itu wajah buruknya. Dengan bahasa lain bagaikan pisau yang tajam yang hanya  ke lapisan bawah.

Dijelaskan kekurangan  hukum yang belum seluruhnya sesuai dengan agama Islam janganlah menyurutkan langkah untuk tetap mencintai negeri dengan terus menerus berdakwah, termasuk berdakwah untuk menyempurnakan negeri ini afar diridhoi oleh  Tuhan.
 
Seminar dan diskusi ini digelar usai acara Peresmian Markas Dakwah  oleh Gubernur Riau, Drs. H. Syamsuar, M.Si. Pada acara yang sama dilakukan pula Pelantikan Pengurus Muslimat yang diketuai oleh Dr. Sukma Erni dan Pemuda DDII Riau, penandatangan prasasti peresmian oleh Gubri Syamsuar, penyerahan surat pernyataan hibah dari H. Saleh Djasit kepada DDI Riau, serta Pelantikan Lulusan ADI DDII Riau oleh Direkturnya, Dr. Nurdin Abdul Halim, M.Si.*




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top