Kamis, 27 Agustus 2026

Breaking News

  • Hadapi Variasi Ukuran Produk Tekstil, Mahasiswa UPER Rancang Alat Bantu Quality Control   ●   
  • Karhutla di Taman Nasional Zamrud Nyaris Sentuh Sumur Minyak BSP, Bupati Siak Bertahan hingga Dini Hari.   ●   
  • Kebakaran Lahan Makin Meluas, Pemko Pekanbaru Naikkan Status Karhutla Jadi Tanggap Darurat   ●   
  • Peringati Maulid Nabi, Wabup Siak Syamsurizal Ajak Masyarakat Cegah Karhutla dan Jaga Lingkungan   ●   
  • Atasi Kabut Asap, Tiga Ton Garam Disemai di Tujuh Wilayah Riau dalam Operasi Modifikasi Cuaca   ●   
Komisi V DPRD Riau Lakukan Rapat Evaluasi PPDB 2022 dengan Disdik Riau, Kepala SMAN dan SMKN di Kota Pekanbaru
Rabu 13 Juli 2022, 18:21 WIB
👁51057

Pekanbaru, berazamcom – Komisi V DPRD Provinsi Riau melakukan rapat evaluasi penyelenggaraan PPDB Tahun Ajaran 2022 bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau dan Kepala SMAN dan SMKN di lingkungan Kota Pekanbaru, Rabu (13/7/2022).

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Medium DPRD Provinsi Riau, dipimpin oleh Ketua Komisi V DPRD Provinsi Riau Robin P. Hutagalung, didampingi Anggota Komisi V DPRD Provinsi Riau, yaitu Marwan Yohanis, Ade Hartati Rahmat, M. Arpah, Ma’mun Solikhin, dan Eva Yuliana.

Hadir langsung Plt Kepala Disdik Provinsi Riau M. Job Kurniawan, Sekretaris Disdik) Provinsi Riau Tati Lindawati, serta seluruh Kepala SMAN, SMKN di lingkungan Kota Pekanbaru.

Pada kesempatan ini, M.Job Kurniawan menyampaikan terkait PPDB tahun 2022 ini dilaksanakan dengan sistem yang baru dan akan dilakukan perbaikan untuk kedepannya.

“Sangat miris untuk Kota Pekanbaru banyak yang tidak tertampung di SMA negeri. Ada 12 ribu yang tertolak oleh sistem. Kita minta di APBD perubahan untuk penambahan jumlah kelas dan pembangunan dua sekolah ditahun depan,” tuturnya.

Mendengar hal tersebut, Ade Hartati mengatakan lebih kurang sebanyak dua puluh ribu siswa yang akan masuk ke tingkat SMA. Sementara daya tampung SMA hanya tujuh ribuan dan tentu hal ini menjadi persoalan.

“Saya minta pak kadis untuk memetakan ruang kelas baru. Ada tiga sekolah yang tidak bisa menampung siswa lagi yaitu SMA 15, SMA 12, dan SMK 4. Sekolah harusnya mengusulkan program prioritas supaya target belajar 12 tahun itu tercapai,” ujarnya.

Dari beberapa hal yang telah didiskusikan, Komisi V DPRD Provinsi Riau berharap agar PPDB tahun ajaran 2023 bisa berjalan baik dengan strategi penerimaan PPDB yang baru.




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top