Minggu, 2 Oktober 2022

Breaking News

  • Tim Dosen UIR Paparkan Urgensi Perlindungan Kekayaan Intelektual Komunal   ●   
  • Kerusuhan Suporter di Kanjuruhan Malang, 129 Orang Meninggal Dunia   ●   
  • Sengketa Lahan Ratusan Hektar Antara Poktan TDB dan PT KPC Bergulir ke Mahkamah Agung   ●   
  • Wagubri Edy Natar Ikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2022 Secara Virtual   ●   
  • APBD-P Kuansing Tahun 2022 Gagal Disepakati, Nasib SK Guru PPPK dan TPP ASN Belum Jelas   ●   
Laporan Ridar Hendri dari Kuala Lumpur:
Membesuk Prof Azyumardi Azra Terpapar Covid-19 di Malaysia, Ventilator Oksigen Masih Terpasang
Sabtu 17 September 2022, 16:03 WIB
Suasana saat membezuk Prof Azyumardi Azra di Hospital Serdang, Kualalumpur

KUALALUMPUR, berazam.com — Kondisi kesehatan Ketua Dewan Pers Indonesia Prof Azyumardi Azra, yang sejak kemarin dirawat di Hospital Serdang Kuala Lumpur, Malaysia karena diduga terpapar Covid-19, hingga siang hari ini (Sabtu, 7/9) masih belum stabil. Ini terlihat dari ventilator oksigen yang masih kukuh terpasang di bahagian muka dan hidung Cendikiawan Muslim kenamaan itu. Dia juga dirawat di ruang khusus yang tidak boleh dimasuki selain dokter dan tim medis. Pembesuk hanya boleh mengintip di balik dinding kaca kamar tersebut.

 

Saya berkesempatan membesuk mantan Rektor IAIN (kini UIN) Syarief Hidayatullah tersebut, Sabtu siang sekitar pukul 12.30 waktu Semenjanjung Malaysia. Dari Kuala Lumpur berkendaraan mobil di jalan tol sekitar setengah jam. Setelah melapor di bahagian pendaftaran pembesuk Hospital Serdang di lantai dasar, saya diarahkan menuju ruang Cardiologi Care Unit (CCU) di lantai (aras) empat. Di lantai ini saya dipersilakan masuk oleh sekuriti dan disambut beberapa pegawai medis. 

 

Setelah saya jelaskan saya dari keluarga besar media yang berkait rapat dengan Prof Azyumardi Azra selaku Ketua Dewan Pers, tim medis mempersilakan saya melihat. Namun hanya dari balik diding kaca yang tebal dan kedap udara. Di dinding pintu kamar perawatan itu, tertulis nama Azyumardi Azra,  dan kata “rujukan dari Covid-19”. 

 

Di balik kaca, saya melihat hanya terdapat sebuah tempat tidur modern khas rumah sakit, yang digunakan Prof Azyumardi. Dia tampak tidur tenang, tidak gelisah. Tidak pula terlihat kesibukan luar biasa dari dokter dan paramedis. Pertanda tidak ada sesuatu yang harus ditangani secara darurat.   

 

Sementara itu, kabar yang saya peroleh, istri, anak dan keluarga Prof Azyumardi Azra, siang itu masih dalam penerbangan dari Jakarta ke Kualalumpur. 

 

Seperti ramai diberitakan, Prof Azyumardi Azra, Jumat petang sebelumnya mendadak terserang batuk keras, panjang, disertai sesak nafas di atas pesawat dalam penerbangan ke Malaysia. Dari Bandara Kualalumpur, dia langsung dilarikan ke Pusat Jantung Hospital Serdang, Selangor, Malaysia yang berjarak 35 km dari Kuala Lumpur. Dubes Indonesia untuk Malaysia segera membantu memfasilitasi ke rumahsakit tersebut***




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: redaksi.berazam@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


About Us

Berazamcom, merupakan media cyber berkantor pusat di Kota Pekanbaru Provinsi Riau, Indonesia. Didirikan oleh kaum muda intelek yang memiliki gagasan, pemikiran dan integritas untuk demokrasi, dan pembangunan kualitas sumberdaya manusia. Kata berazam dikonotasikan dengan berniat, berkehendak, berkomitmen dan istiqomah dalam bersikap, berperilaku dan berperbuatan. Satu kata antara hati dengan mulut. Antara mulut dengan perilaku. Selengkapnya



Alamat Perusahaan

Alamat Redaksi

Perkantoran Grand Sudirman
Blok B-10 Pekanbaru Riau, Indonesia
  redaksi.berazam@gmail.com
  0761-3230
  www.berazam.com
Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top