Minggu, 12 Juli 2026

Breaking News

  • Ingin Tembus Perusahaan Multinasional? Intip Tips Alumni Universitas Pertamina   ●   
  • Lantik Pengurus KTNA Siak, Bupati Afni Tegaskan Pemda Siap Dampingi Petani dan Nelayan   ●   
  • Bubarkan Panitia HUT ke-6, Dumai Jadi Tuan Rumah HUT ke-7 JMSI Tahun 2027   ●   
  • Genjot PAD, Bupati Kampar Pimpin Rapat Percepatan Penerimaan PAD Tahun 2026   ●   
  • Bupati Ahmad Yuzar Sambut Kepulangan Jamaah Haji Kampar Kloter 05   ●   
Laporan Ridar Hendri dari Kuala Lumpur
Meninggal Karena Serangan Jantung di Malaysia, Jenazah Prof Azyumardi Azra Akan Diterbangan ke Jakarta
Minggu 18 September 2022, 14:58 WIB
👁80295
Bersama Dubes RI di KL, masyarakat Indonesia di negeri jiran memberikan ucapan belasungkawa kepada istri almarhum

SELANGOR Malaysia, berazamcom ~ Ketua Dewan Pers Prof Azyumardi Azra MPhil MA CBE akhirnya meninggal dunia, Minggu (18/9) sekitar pukul i2.30 waktu setempat di Pusat Jantung Hospital Serdang, Selangor, Malaysia, setelah gagal melawan serangan jantung sejak Jumat dua hari sebelumnya. Dia wafat dalam usia 67 tahun. 

 Almarhum dilarikan ke RS itu karena sesaat sebelum mendarat di KL dari Jakarta, tiba~tiba terserang sesak nafas berat. Semula almarhum diduga terpapar Covid~19, namun kabar terakhir menyebutkan beliau hanya terkena serangan jantung. “Di surat keterangan kematiannya berbuny begitu,” ujar Dubes RI untuk Malaysia, Hermono di Hospital Aerdang, Minggu siang. 

Ke Malaysia, rencananya Prof Azyumardi Azra akan menjadi pembicara di UIA bersama Anwar Ibrahim dan tokoh Malaysia lainnya. 

Sabtu siang itu saya sempat membesuk ke Hospital Serdang, tapi hanya diperbolehkan melihat dari balik dinding kaca. Sementara Prof Azyumardi Azra terbaring sendiri di tempat tidur dan menggunakan ventilator oksigen. Di dinding pintu kamar, tertulis Prof Azyumardi Azra dirujuk karena Covid~19. 

Sesaat Prof Azyumardi Azra dinyatakan meninggal, kabar ini pun merebak di grup WA KBRI di Kuala Lumpur dan tokoh masyarakat Indonesia di negeri jiran itu. 

Minggu siang pukul 23.00, Dubes RI untuk Malaysia Hermono beserta staf, tokoh masyarakat Indonesia Prof Irwandi Jaswir, dan Ketua Muhammadyah Kuala Lumpur Prof Sonny Zulhuda sudah berada di rumah sakit. Mereka mendampingi istri almarhum Ipah Farihah dan salah satu putranya Firman El-Amny Azra. 

Hingga pukul i4.00 waktu setempat jenazah belum diserahterimakan. Istri dan salah satu putra almarhum berusaha tabah dalam kesediaan. “Pagi waktu terbang ke Kuala Lumpur, kondisi bapak baik/baik saja,” katanya sedih. ***

(Ridar Hendri, anggota dewan penasehat PWI Riau dari Kuala Lumpur)




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top