Selasa, 13 Oktober 2026

Breaking News

  • Bupati Afni Lepas Kontingen PORSENI IGTKI Siak ke Kuansing   ●   
  • BMKG: Hujan Lebat Disertai Petir Bakal Terjadi di Subagian Wilayah Riau Hari Ini   ●   
  • Tradisi Tepuk Tepung Tawar Warnai Sertijab Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat   ●   
  • Sekolah di Pekanbaru Kembali Terapkan Pembelajaran Tatap Muka, Aktivitas Luar Ruangan Dibatasi   ●   
  • Keliling Empat Kampung, Wabup Syamsurizal Serahkan Bantuan untuk Lansia dan Disabilitas di Sungai Apit   ●   
Seminar Internasional Perikanan dan Kelautan (ISFM 11th) Awali Rangkaian Kegiatan Milad ke-60 Unri
Senin 26 September 2022, 00:34 WIB
👁103244
Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan Unri Prof Dr Ir Bintal Amin MSc saat membuka ISFM ke-11. [foto: dok.panitia]

PEKANBARU, berazam.com — Meski rangkaian kegiatan Milad ke-60 Universitas Riau (Unri) baru akan dibuka Rektor Prof Aras Mulyadi, Kamis (29/9/2022), tapi beberapa kegiatan sudah mulai dilangsungkan. Salah satunya ialah "The 11th International & National on Fisheries and Marine Science), sebuah seminar internasional tahunan yang diselenggarakan Fakultas Perikanan dan Kelautan Unri.  

 

Ketua Panitia Dr Sumarto SPi MSi didampingi Humas Panitia Milad Unri, Ir Eni Yulinda MP kepada wartawan, Minggu (25/9) mengatakan, seminar ini ditaja pada 14-15 September 2022 secara online dan offline. Tema seminar ialah “Innovation and Technologies in Fisheries, Marine and Environmental Science to Ensure Ecosystem Sustainability and Food Security.”

 

Tampil sebagai pembicara kunci (keynote speaker): Shimizu Tomohito PhD (dari Jepang), Noratat Prachom PhD (Thailand), Dr Nor Qhoirul Izzreen Binti Mohd Noor (Malaysia), Christopher MA Caipang PhD (Filipina), serta dua pembicara lokal Indonesia (Prof Nofrizal MSi dari Unri; dan Dr Ady Candra, dari Head Ocean Fishing Port Indonesia). 

 

Seminar ini dibuka oleh Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan Prof Dr Ir Bintal Amin MSc. Lebih dari 150 peserta luar dan dalam negeri mengikuti seminar ini. Antara lain dari Malaysia, Filipina, Jepang, Thailand, dan Republik Ghana, Afrika. dari dalam negeri antara lain kalangan dosen peneliti dari  Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Juga peserta dari lembaga penelitian pemerintah (BRIN) dan kalangan praktisi perikanan. 

 

Jumlah artikel yang ditampilkan dalam seminar ini adalah 193 judul artikel, masing-masing 155 artikel kategori internasional, dan 38 artikel berbahasa Indonesia. “Mayoritas artikel tersebut kita terbitkan di Prosiding Internasional Online berindeks Scopus Q4,” kata Dr Sumarto. *** [mas] 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top