Jumat, 28 Agustus 2026

Breaking News

  • Tembus Wilayah Blankspot, Diskominfo Siak Hadirkan Akses Internet di Area Karhutla   ●   
  • Hadapi Variasi Ukuran Produk Tekstil, Mahasiswa UPER Rancang Alat Bantu Quality Control   ●   
  • Karhutla di Taman Nasional Zamrud Nyaris Sentuh Sumur Minyak BSP, Bupati Siak Bertahan hingga Dini Hari.   ●   
  • Kebakaran Lahan Makin Meluas, Pemko Pekanbaru Naikkan Status Karhutla Jadi Tanggap Darurat   ●   
  • Peringati Maulid Nabi, Wabup Siak Syamsurizal Ajak Masyarakat Cegah Karhutla dan Jaga Lingkungan   ●   
Usai FIFA Anulir Indonesia Sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U20 2023, Ini 2 Instruksi Jokowi ke Erick Thohir
Sabtu 01 April 2023, 17:06 WIB
👁72628

Jakarta, berazamcom - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi dua instruksi khusus untuk Ketua Umum PSSI Erick Thohir setelah FIFA menganulir status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

Hal itu diungkapkan Erick usai bertemu dengan Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/3). Pria yang juga menjabat Menteri BUMN juga menyampaikan surat dari Presiden FIFA yang ditujukan kepada Jokowi.

Dilansir dari CNNIndonesia.com, Erick mengatakan instruksi pertama dari Presiden Jokowi adalah membuat peta biru transformasi sepak bola Indonesia.
Pilihan Redaksi

"Instruksi pertama adalah segera membuat peta biru transformasi sepak bola Indonesia seperti yang presiden sampaikan pada saat saya baru saja menjadi Ketua PSSI bersama para Exco yang hadir," ucap Erick.

"Bapak presiden menekankan ini harus segera selesai, harus segera disampaikan kepada FIFA," ujar Erick.

Sementara perintah kedua Jokowi untuk Erick Thohir adalah segera kembali bertemu dengan FIFA agar Indonesia terhindar dari sanksi FIFA.

"Kembali membuka pembicaraan dengan FIFA untuk kita tetap menjadi bagian dari keluarga besar FIFA, yang kita tahu FIFA punya 216 member dari segala negara, salah satunya Indonesia.

"Sehingga bisa diartikan bahwa presiden tidak mau kita terkucilkan dari peta sepak bola dunia. Maka itu saya akan berusaha keras memastikan transformasi sepak bola Indonesia ini terjadi, bukan wacana," ucap Erick.

Erick mengaku masih menunggu undangan dari FIFA untuk bisa kembali bertemu dan melakukan negosiasi.

"Saya juga akan bekerja keras untuk kembali negosiasi dengan FIFA, untuk menghindari sanksi yang bisa terjadi, karena dari FIFA sendiri tentu mengharapkan hal-hal ini tidak terjadi, tapi kalau dari suratnya jelas FIFA sedang mempertimbangkan sanksi untuk Indonesia. Maka dari itu saya sedang menunggu undangan kembali dari FIFA," ujar Erick.





Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top