Minggu, 12 Juli 2026

Breaking News

  • Ingin Tembus Perusahaan Multinasional? Intip Tips Alumni Universitas Pertamina   ●   
  • Lantik Pengurus KTNA Siak, Bupati Afni Tegaskan Pemda Siap Dampingi Petani dan Nelayan   ●   
  • Bubarkan Panitia HUT ke-6, Dumai Jadi Tuan Rumah HUT ke-7 JMSI Tahun 2027   ●   
  • Genjot PAD, Bupati Kampar Pimpin Rapat Percepatan Penerimaan PAD Tahun 2026   ●   
  • Bupati Ahmad Yuzar Sambut Kepulangan Jamaah Haji Kampar Kloter 05   ●   
Kabar Duka, Dua Orang Jemaah Haji Riau Asal Kuansing dan Siak Meninggal di RS King Faisal Makkah
Jumat 14 Juli 2023, 11:37 WIB
👁1019826

Makkah, berazamcom - Duka masih menyelimuti jemaah haji Provinsi Riau, dua orang jemaah hajinya meninggal di Kota Makkah. Laporan Ketua Kloter kepada PPIH Debarkasi Haji Antara Riau jemaah haji tersebut berasal dari Kabupatem Siak dan Kuantan Singingi.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Dr. H. Mahyudin, MA, Jumat (14/7/2023) dari Kota Makkah Al Mukarramah.

"Benar dua irang jemaah haji Provinsi Riau meninggal di Makkah, pertama atas nama Raja Ristian degan nomor porsi 0400088078 berasal dari Kloter 33 dari daerah Kuantan Singingi. Beliau meninggal, Kamis (13/7/23) pukul 00.35 WAS di Rs. King Faisal Makkah,"ujarnya.

Kemudian Mahyudin menjelaskan bahwa yang kedua adalah Jemaah haji atas nama Pangat bin Muntalib Abdullah dengan nomor porsi 0400083357 tergabung dalam Kloter BTH - 15 berasal dari Kabupaten Siak. Beliau meninggal di Rs. King Faisal Makkah, Kamis (13/7/23) pukul 09.12 WAS.

"Saya atas nama pribadi, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau dan Panitia PPiH Debarkasi Haji Antara Riau turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya jemaah haji asal Kuansing dan Siak, semoga Almarhum memperoleh haji mabrur, ditempatkan bersama orang - orang yang Allah Ridhoi, syurga tempatnya nanti, keluarga yang ditinggalkan tabah serta ikhlas menerima cobaan ini,"ujarnya.

Sementara itu Mahyudin juga berpesan kepada jemaah haji Riau untuk disiplin dan pola hidup sehat, terlebih Suhu di Tanah Suci saat ini berpengaruh pada kondisi fisik dan kesehatan jemaah. Terlebih setelah menjalani puncak haji Armina.

"Jemaah disarankan untuk memakai masker, menghindari kontak fisik terutama dengan jemaah haji lain yang batuk atau pilek, serta mencuci tangan pakai sabun. Karena cuaca panas di Madinah, jemaah khususnya saat ziarah agar menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa payung atau topi, pelembab bibir dan  tabir surya. Selalu membekali dengan air mineral, minum yang cukup, jangan menunggu haus. Jangan sungkan meminta bantuan petugas khususnya petugas kesehatan untuk konsultasi dan penanganan kesehatan bila dibutuhkan,"terangnya lagi.

Hingga hari ini sudah 3.696 jemaah haji Riau yabg tiba di tanah air, 23 orang jemaah wafat, 21 orang di Arab Saudi dan 2 orang di Batam.




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top