Minggu, 12 Juli 2026

Breaking News

  • Ingin Tembus Perusahaan Multinasional? Intip Tips Alumni Universitas Pertamina   ●   
  • Lantik Pengurus KTNA Siak, Bupati Afni Tegaskan Pemda Siap Dampingi Petani dan Nelayan   ●   
  • Bubarkan Panitia HUT ke-6, Dumai Jadi Tuan Rumah HUT ke-7 JMSI Tahun 2027   ●   
  • Genjot PAD, Bupati Kampar Pimpin Rapat Percepatan Penerimaan PAD Tahun 2026   ●   
  • Bupati Ahmad Yuzar Sambut Kepulangan Jamaah Haji Kampar Kloter 05   ●   
Uang Beredar di Indonesia Mencapai Rp 8.888,4 Triliun per Maret 2024, Ini Kata Orang BI
Kamis 25 April 2024, 15:40 WIB
👁961597
Ilustrasi

Jakarta, berazamcom - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Maret 2024 tumbuh 7,2 persen secara tahunan (yoy). Per Maret, posisi M2 tercatat sebesar Rp 8.888,4 triliun.

Angkanya lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya, yang tercatat 5,3 persen secara tahunan (yoy). Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit atau M1 sebesar 7,9 persen yoy dan uang kuasi sebesar 6,2 persen yoy.

"Perkembangan M2 pada Maret 2024 terutama dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit dan tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat," katanya dalam keterangan resmi pada Kamis, 25 April 2024.
 
Penyaluran kredit pada Maret 2024 tumbuh sebesar 11,8 persen yoy. Angkanya meningkat dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 11 persen yoy.

Kemudian, tagihan bersih kepada pemerintah pusat tumbuh sebesar 18 persen yoy, setelah terkontraksi sebesar 1 persen yoy pada Februari 2024. Terakhir, aktiva luar negeri bersih terkontraksi sebesar 1,1 persen yoy, setelah tumbuh sebesar 2,3 persen yoy pada bulan sebelumnya.(*)

 

 

 

Sumber: Tempo.co




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top