Senin, 15 Juni 2026

Breaking News

  • Tak Sekadar Passion, Raditya Dika dan Rizky Arief Kupas Kunci Sukses Monetisasi Bisnis di Universitas Pertamina   ●   
  • JMSI Riau Anugerahi PIN EMAS ke Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Siap Hadir   ●   
  • Panitia HUT JMSI ke 6 Silaturahmi dengan UAS, Salah Satu Penerima JMSI Award   ●   
  • Wabup Syamsurizal Ingatkan Ancaman Serius Generasi Muda : HIV, Narkoba, dan Pergaulan Bebas    ●   
  • Plt Gubri SF Hariyanto Instruksikan Kadis PUPR Tingkatkan Pengawasan Infrastruktur di Lapangan   ●   
Pasca Terpilih Sebagai Ketum Golkar, Bahlil Buka Peluang Anulir Calon Kepala Daerah Rekomendasi Airlangga
Rabu 21 Agustus 2024, 15:31 WIB
👁36376
Bahlil Lahadalia

Jakarta, berazamcom - Pasca terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia membuka peluang dirinya menganulir atau merevisi calon kepala daerah yang direkomendasikan ketua umum sebelumnya, Airlangga Hartarto.

Bahlil akan mengkaji ulang hal itu. Meski tak semuanya, namun beberapa yang dianggap tidak bagus akan ia perbaiki.

"Yang sudah bagus tidak diubah. Yang belum bagus akan dicek untuk dibuat bagus," kata Bahlil dalam jumpa pers usai dirinya terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar di JCC, Jakarta, Rabu (21/8).

Dia menyebut Golkar sebagai partai dewasa dan karenanya ia tak akan sekonyong-konyong mengubah keputusan yang dianggap sudah baik. Namun, jika memerlukan perbaikan, ia akan mengecek ulang.

Lebih lanjut, Bahlil bilang Golkar di bawah kepemimpinannya menargetkan untuk menang minimal 60 persen pada pilkada mendatang. Bukan hanya pilkada, namun dalam Pemilu 2029 mendatang.

"Kita pingin kursi kita lebih banyak dan di pilkada ini kita juga ingin menjadi yang terbaik dari setiap partai politik yang ada," kata Bahlil seperti dilansir dari CNNIndonesia.com.

Bahlil resmi terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar untuk periode 2024-2029 lewat hasil Munas XI Partai Golkar. Ia terpilih secara aklamasi setelah mengantongi 100 persen dukungan pemilik hak suara Munas mulai dari DPD tingkat satu dan dua, DPP, dan organisasi pendiri dan sayap partai Golkar.

Sementara itu, Agus Gumiwang Kartasasmita selaku Plt Ketua Umum sebelumnya menegaskan rekomendasi calon kepala daerah dari partainya di Pilkada 2024 belum ada satu pun yang final.

Menurut dia, semua keputusan bisa berubah selama belum ada penandatanganan surat B.1 KWK untuk didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). AGK mengatakan, keputusan final baru akan diteken oleh ketua umum dan kepengurusan yang akan datang setelah Munas.

"Berkaitan dengan penetapan cakada dan cawakada dari Partai Golkar, prosesnya sudah berjalan, saya sampaikan di sini bahwa penetapan yang fix itu belum ada satu pun," kata dia dalam jumpa pers Rapimnas Golkar di JCC, Selasa (20/8).

Golkar dalam kepemimpinan Airlangga Hartarto telah memberikan dukungan kepada sejumlah calon kepala daerah di Pilkada 2024 sampai akhirnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum Partai Golkar.

Beberapa daerah tersebut mayoritas berada di tingkat kabupaten kota. Sementara, tingkat provinsi baru DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Barat. (*)




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top