Minggu, 14 Juni 2026

Breaking News

  • Tak Sekadar Passion, Raditya Dika dan Rizky Arief Kupas Kunci Sukses Monetisasi Bisnis di Universitas Pertamina   ●   
  • JMSI Riau Anugerahi PIN EMAS ke Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Siap Hadir   ●   
  • Panitia HUT JMSI ke 6 Silaturahmi dengan UAS, Salah Satu Penerima JMSI Award   ●   
  • Wabup Syamsurizal Ingatkan Ancaman Serius Generasi Muda : HIV, Narkoba, dan Pergaulan Bebas    ●   
  • Plt Gubri SF Hariyanto Instruksikan Kadis PUPR Tingkatkan Pengawasan Infrastruktur di Lapangan   ●   
Mandiri di Kampung Sendiri, Kenapa Harus ke Luar Negeri
Jumat 13 September 2024, 09:17 WIB
👁823850
Peserta Pelatihan Kewirausahaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) purna dan keluarganya angkatan 1 tahun 2024

Meranti, berazamcom --Ketua Umum Perkumpulan Putra Meranti Luar Negeri (PPMLN) Husbi Kurniallah menyampaikan ucapan terima kasih kepada BP2MI Riau yang tanggap dengan permasalahan PMI di Meranti. Memberi bimbingan juga pelatihan bagi PMI dan purna beserta keluarga, agar dapat melanjutkan kehidupan dengan berwirausaha.

Pernyataan itu disampaikannya terkait pelatihan kewirausahaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) purna dan keluarganya angkatan 1 tahun 2024. Kegiataan dilaksanakan oleh Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Riau. Dibuka pada Selasa (10/9/2024) dan berakhir, Kamis (13/9/2024) di Sekretariat PPMLN Jalan Pelabuhan 1 Selatpanjang Kota.

"Saya berharap berkelanjutan. Sudah tahun kedua BP2MI memberikan pelatihan. Disnakertrans Provinsi Riau juga turut membantu PMI purna dan keluarga dalam mengurangi pengangguran," ungkapnya.

Menurutnya, pemerintah daerah sudah membantu pekerja migran yang ingin mengembangkan usahanya. "Berwirausaha harus tekun dan ikhlas," lanjutnya.

Senada diutarakan Sekretaris PPMLN Umarul Ahmad, yang turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada BP2MI dan pemerintah provinsi serta kabupaten atas perhatiannya memberikan pembekalan ilmu serta praktek langsung.

"Harapan kami lebih banyak lagi kegiatan seperti ini ke depannya. Jika mandiri di kampung sendiri, kenapa harus bekerja ke luar lagi," tegasnya.

Kepala BP2MI Riau Fanny Wahyu Kurniawan SKom menyampaikan pelatihan ini adalah kesempatan bagi PMI purna untuk mengembangkan kewirausahaan. Harapannya, peserta tidak kembali berangkat ke luar negeri.

Pelatihan diselenggarakan untuk menumbuhkembangkan semangat kewirausahaan PMI purna di Kabupaten Kepulauan Meranti. "Pelatihan ini tahap awal untuk membantu PMI purna dan keluarga dengan harapan tidak kembali bekerja ke luar negeri," ujarnya.

Hadir narasumber dari BRI Muhammad Ikhwan, Kepala Unit BRI Imam Bonjol dan Manager Layanan Operasional Tamrin. Disebutkan, BRI menyediakan pinjaman, kredit usaha dengan bunga yang rendah untuk pelaku usaha.rr/rilis




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top