Jumat, 28 Agustus 2026

Breaking News

  • Tembus Wilayah Blankspot, Diskominfo Siak Hadirkan Akses Internet di Area Karhutla   ●   
  • Hadapi Variasi Ukuran Produk Tekstil, Mahasiswa UPER Rancang Alat Bantu Quality Control   ●   
  • Karhutla di Taman Nasional Zamrud Nyaris Sentuh Sumur Minyak BSP, Bupati Siak Bertahan hingga Dini Hari.   ●   
  • Kebakaran Lahan Makin Meluas, Pemko Pekanbaru Naikkan Status Karhutla Jadi Tanggap Darurat   ●   
  • Peringati Maulid Nabi, Wabup Siak Syamsurizal Ajak Masyarakat Cegah Karhutla dan Jaga Lingkungan   ●   
Kampanye Dialogis di Senapelan: P4TEN Janji Kebijakan Tanpa Intervensi Hukum
Rabu 30 Oktober 2024, 19:19 WIB
👁30917

Pekanbaru, berazamcom-- Ketua Masjid Raya Senapelan, Juli Usman, menekankan pentingnya Pekanbaru memiliki pemimpin yang bersih dan dekat dengan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kampanye dialogis pasangan calon walikota Pekanbaru, Brigjen TNI (Pur) Edy Nasution dan Dastrayani Bibra, di Kelurahan Bandar, Kecamatan Senapelan, Rabu (30/10). Acara tersebut dihadiri oleh sekitar 600 orang, sebagian besar merupakan emak-emak, serta sejumlah tokoh masyarakat dan anggota DPRD Pekanbaru.

Juli Usman mengungkapkan, "Banyak masyarakat yang bertanya siapa yang akan dipilih pada 27 November mendatang. Namun, setelah mengetahui lebih jauh tentang Pak Edy Nasution dan Dastrayani Bibra, saya mengajak seluruh masyarakat untuk memilih nomor 4."

Ia menambahkan, ada beberapa kriteria penting dalam memilih pemimpin. Pertama, pemimpin harus taat beragama dan dekat dengan masjid. Kedua, mereka harus disiplin dan bebas dari korupsi. "Dan itu ada pada Pak Edy Nasution dan Dastrayani Bibra," jelasnya.

Hal serupa disampaikan oleh Burhanudin (56), yang menyatakan bahwa kejadian di Jakarta, termasuk penangkapan mantan menteri karena kasus korupsi, seharusnya menjadi pelajaran bagi masyarakat dalam memilih pemimpin. "Apakah kita akan memilih calon yang terlibat kasus hukum seperti korupsi?" tanyanya.

Dalam orasi politiknya, Edy Nasution berjanji, jika terpilih, mereka akan bebas dalam mengambil kebijakan tanpa intervensi hukum. "Saya dan Dastrayani Bibra hanya berhutang budi kepada rakyat, sehingga kebijakan kami semata-mata untuk kepentingan rakyat," tegasnya.

Sementara itu, pada Kamis (31/10), agenda P4TEN meliputi audiensi dengan Perkumpulan Masyarakat Nias, kampanye dialogis di Libungan Baru, Rumbai, dan silahturahmi dengan tokoh masyarakat Rumbai di Posko Pemenangan Rumbai.(*)

 

Editor: Benny Hendra




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top