Kamis, 27 Agustus 2026

Breaking News

  • Hadapi Variasi Ukuran Produk Tekstil, Mahasiswa UPER Rancang Alat Bantu Quality Control   ●   
  • Karhutla di Taman Nasional Zamrud Nyaris Sentuh Sumur Minyak BSP, Bupati Siak Bertahan hingga Dini Hari.   ●   
  • Kebakaran Lahan Makin Meluas, Pemko Pekanbaru Naikkan Status Karhutla Jadi Tanggap Darurat   ●   
  • Peringati Maulid Nabi, Wabup Siak Syamsurizal Ajak Masyarakat Cegah Karhutla dan Jaga Lingkungan   ●   
  • Atasi Kabut Asap, Tiga Ton Garam Disemai di Tujuh Wilayah Riau dalam Operasi Modifikasi Cuaca   ●   
Karya Guru SDN 006 Lolos Seleksi Buku Nasional
Kamis 24 Juli 2025, 08:10 WIB
👁71727
Sih Yuliawati

Pelalawan, berazamcom - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan di Kabupaten Pelalawan. Sih Yuliawati, guru di SDN 006 Pangkalan Kerinci, menerima piagam penghargaan sebagai penulis dan penerjemah cerita anak dwi bahasa dari Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Rabu, 23 Juli 2025.

Penghargaan ini diberikan dalam rangkaian kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penulisan Cerita Anak Dwi Bahasa yang berlangsung selama tiga hari di SD Quran, Jalan Pemda, Pangkalan Kerinci. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan proses penulisan dan revisi naskah selama dua bulan penuh.

Dari total 36 peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pelalawan, hanya 16 orang yang lolos seleksi akhir. Sih Yuliawati menjadi salah satu penulis terpilih yang karyanya akan diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai bahan bacaan anak-anak Indonesia, khususnya pada jenjang C.

Acara penyerahan piagam penghargaan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Pelalawan serta Datuk Herman Maskar, tokoh adat dan pemerhati literasi daerah.

Penyerahan piagam dilakukan langsung oleh Ketua Tim Kerja Penerjemahan dari Balai Bahasa Provinsi Riau, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi para penulis dalam mengembangkan literasi anak melalui karya yang mampu menjembatani dua bahasa sekaligus.

“Ini adalah bentuk nyata bahwa guru-guru di Pelalawan tidak hanya mendidik di kelas, tetapi juga mampu berkarya untuk literasi nasional,” ujar salah satu panitia.

Keberhasilan Sih Yuliawati menjadi inspirasi bagi tenaga pendidik lainnya untuk terus menulis dan menghasilkan karya bermanfaat bagi generasi masa depan.***




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top