Senin, 13 Juli 2026

Breaking News

  • Ingin Tembus Perusahaan Multinasional? Intip Tips Alumni Universitas Pertamina   ●   
  • Lantik Pengurus KTNA Siak, Bupati Afni Tegaskan Pemda Siap Dampingi Petani dan Nelayan   ●   
  • Bubarkan Panitia HUT ke-6, Dumai Jadi Tuan Rumah HUT ke-7 JMSI Tahun 2027   ●   
  • Genjot PAD, Bupati Kampar Pimpin Rapat Percepatan Penerimaan PAD Tahun 2026   ●   
  • Bupati Ahmad Yuzar Sambut Kepulangan Jamaah Haji Kampar Kloter 05   ●   
Permudah Warga Dapatkan Bahan Pangan Murah dan Berkualitas, Pemko Pekanbaru Operasikan Mobil Pak AMAN Tiap Hari
Kamis 18 September 2025, 09:27 WIB
👁40722
Mobil Pak AMAN saat beroperasi di Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Selasa (16/9/2025

 

Pekanbaru, berazamcom - Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kota Pekanbaru, memastikan mobil Pangan Keliling Andalan, Murah, dan Amanah atau Pak AMAN terus dioperasikan tiap hari untuk mempermudah warga mendapatkan bahan pangan murah dan berkualitas.

Terdapat berbagai bahan kebutuhan pokok yang disediakan di mobil Pak AMAN seperti beras, minyak goreng, cabai, gula pasir, telur dan kebutuhan pangan lainnya.

Kepala Disketapang Kota Pekanbaru Dr H Muhammad Jamil M.Ag M.Si mengatakan, pengoperasian mobil Pak AMAN yang merupakan program Walikota H Agung Nugroho SE MM, bertujuan untuk menstabilkan harga pangan, menjaga daya beli, serta mempermudah akses warga khususnya di wilayah rawan pangan untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok berkualitas dengan harga terjangkau.

"Mobil Pak AMAN ini setiap hari kita operasikan," ucapnya, Rabu (17/9/2025).

Selain mengoperasikan mobil Pak AMAN, terang Jamil, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru juga rutin menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di 15 kecamatan di wilayah setempat.

"Insyaallah pemerintah akan selalu hadir (membantu warga mendapatkan bahan pangan murah dan berkualitas), dan itu (GPM) telah kita lakukan kemarin di beberapa kecamatan," ungkapnya.

Terkait terjadinya lonjakan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok sejak beberapa pekan terakhir seperti cabai merah yang menembus angka Rp100 ribu per kilo, hal itu disebutkan Jamil lantaran berkurangnya pasokan dari daerah penghasil.

"Jadi memang kalau pasokan berkurang dari daerah penghasil, tentu bisa memicu terjadinya lonjakan harga. Kemarin cabai dari Medan tidak masuk, Lampung juga tidak masuk, hanya mengandalkan dari Bukittinggi. Itu yang membuat ada kenaikan harga," ujarnya.

Untuk itu guna menstabilkan harga pangan, Pemko Pekanbaru terus mengoperasikan mobil Pak AMAN dan aktif menggelar GPM. (*)

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top