Senin, 13 Juli 2026

Breaking News

  • Ingin Tembus Perusahaan Multinasional? Intip Tips Alumni Universitas Pertamina   ●   
  • Lantik Pengurus KTNA Siak, Bupati Afni Tegaskan Pemda Siap Dampingi Petani dan Nelayan   ●   
  • Bubarkan Panitia HUT ke-6, Dumai Jadi Tuan Rumah HUT ke-7 JMSI Tahun 2027   ●   
  • Genjot PAD, Bupati Kampar Pimpin Rapat Percepatan Penerimaan PAD Tahun 2026   ●   
  • Bupati Ahmad Yuzar Sambut Kepulangan Jamaah Haji Kampar Kloter 05   ●   
Wali Kota Pekanbaru Pastikan Seleksi Terbuka Camat dan Lurah Dilakukan Secara Objektif
Selasa 30 September 2025, 09:25 WIB
👁83917
Walikota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM

 

Pekanbaru, berazamcom - Wali Kota Agung Nugroho memastikan proses pergantian camat dan lurah di lingkungan Pemko Pekanbaru dilakukan melalui seleksi terbuka. Langkah ini ditempuh untuk menjamin penilaian yang objektif serta memberikan kesempatan bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) yang berminat.

Agung usai membuka Pelatihan Membatik dan Pijat Disabilitas di Aula Senam Pesona Jalan Delima, Senin (29/9/2025), mengatakan, aturan sebenarnya tidak mewajibkan seleksi terbuka untuk pengisian jabatan camat dan lurah, kebijakan ini dipilih. Karena, ia masih baru memimpin Kota Pekanbaru. Ia mengaku belum sepenuhnya mengenal karakter dan kinerja pejabat eselon III dan IV yang berpotensi menduduki jabatan tersebut.

“Banyak yang mengusulkan nama-nama kepada saya. Tetapi, saya ingin proses ini dinilai secara objektif," ungkapnya.

Seleksi ini bukan sekadar formalitas. Tetapi, seleksi ini juga sarana untuk mencari pemimpin wilayah yang benar-benar mampu bekerja dari awal hingga akhir.

“Targetnya, camat dan lurah terpilih adalah pemimpin yang bertanggung jawab dari A sampai Z,” tegasnya.

Agung menolak adanya praktik kedekatan, hubungan emosional, atau kepentingan keluarga dalam penentuan jabatan. Pemimpin di tingkat kecamatan dan kelurahan harus menjadi pengayom masyarakat, bukan penguasa di wilayahnya.

“Kami sudah meminta persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Bahkan, kebijakan ini mendapat apresiasi dari mereka karena dinilai mampu merangkul semua pihak,” ucap Agung.

Ia pun mengimbau seluruh ASN yang berminat untuk mendaftar dan menunjukkan gagasan terbaik. Para calon camat dan lurah harus bisa menunjukkan strategi dalam meningkatkan partisipasi masyarakat.

"Pemimpin di tingkat kecamatan dan kelurahan harus menjadi penggerak dan teladan, bukan sekadar pejabat,” pungkas Agung. (*)

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top