Jumat, 12 Juni 2026

Breaking News

  • Panitia HUT JMSI ke 6 Silaturahmi dengan UAS, Salah Satu Penerima JMSI Award   ●   
  • Wabup Syamsurizal Ingatkan Ancaman Serius Generasi Muda : HIV, Narkoba, dan Pergaulan Bebas    ●   
  • Plt Gubri SF Hariyanto Instruksikan Kadis PUPR Tingkatkan Pengawasan Infrastruktur di Lapangan   ●   
  • Buka OSIS Cup I SMPN 5 Kerinci Kanan, Bupati Afni Ajak Pelajar Isi Waktu dengan Kegiatan Positif   ●   
  • Dorong Penguatan Sinergi Daerah, Bupati Ahmad Yuzar Terima Audiensi IKM Kampar   ●   
Sukses di Siak, Yayasan Gambut dan BPDP Kembali Gelar Workshop Agroforestry Budidaya Tumpang Sari Kopi di Bengkalis
Senin 27 Oktober 2025, 17:44 WIB
👁55297

 

Bengkalis, berazamcom - Belum sepekan melakukan sosialisasi di Kabupaten Siak, Tim Yayasan Gambut bekerjasama dengan Badan Pengelolaan Dana Perkebunan (BPDP) kembali melakukan kegiatan serupa di Desa Temiang, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Selasa dan Rabu (28-29/10/2025).

Menurut Ketua Pelaksana Riandra Hamdani, pelaksana workshop Agroforestry di dua daerah ini memang sudah diagendakan sebelumnya. "Alhamdulillah, untuk yang di Siak sudah berhasil kita laksanakan. Lusa kita akan lanjut ke Bengkalis untuk melakukan kegiatan yang sama. Dan persiapan untuk itu sudah matang," ungkap Rian yang juga seorang akademisi ini, Ahad (26/10/2025).

Sementara, Direktur Yayasan Gambut Mulyadi menyampaikan kegembiraannya atas suksesnya pelaksanaan workshop Agroforestry Tumpang Sari Tanaman Kopi di Kebun Sawit di Kabupaten Siak beberapa hari lalu. 

"Seperti yang kita sampaikan sebelumnya, bahwa sosialisasi budidaya tanaman kopi di areal perkebunan sawit ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan petani. Jadi, kita harap untuk kegiatan workshop di Bengkalis lebih sukses lagi," kata Mulyadi.

Dia mengatakan, luas perkebunan kelapa sawit di Riau termasuk yang terbesar di Sumatera. Namun, belum banyak upaya dari petani untuk mengembangkan lahannya dengan menanam tanaman lain tanpa harus mengganti sawit yang sudah ada. 

"Melalui workshop Agroforestry Tumpang Sari Tanaman Kopi di Kebun Sawit ini diharap bisa menambah pendapatan petani sawit," pungkasnya.

Ketua Kelompok Tani Wanita Makmur Jaya Desa Temiang, Kecamatan Bandar Laksmana, Tuti Sarinum yang dijumpai media ini mengatakan rasa syukurnya atas dipilihnya desa mereka sebagai tempat pelaksanan workshop Agroforestry.

"Tentu kami sangat bersyukur atas dipilihnya daerah kami sebagai tempat pelaksanaan workshop Agroforestry. Harapan kami semoga kegiatan ini memberi dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat disini," ucap Tuti.

Persis sama dengan di Siak, workshop Agroforestry ini juga akan menghadirkan empat orang narasumber dari kalangan akademisi dan juga yayasan gambut. Mereka adalah Isyam Setiawan SP., M.IKom (Pendiri Yayasan Gambut), Joni Irawan SP., M.Si (Fak. Pertanian UNRI), DR M Amrul Khoiri, SP., MP., C.APO (Dosen Faperta UNRI), dan Puan Habibah, S.P., M.P

Pembukaan workshop dilaksanakan besok Selasa pagi (28/10/2025) dan dilanjutkan Kamis (29/10/2025) dengan penanaman bibit Kopi di areal perkebunan Sawit.(*)




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top