Minggu, 12 Juli 2026

Breaking News

  • Ingin Tembus Perusahaan Multinasional? Intip Tips Alumni Universitas Pertamina   ●   
  • Lantik Pengurus KTNA Siak, Bupati Afni Tegaskan Pemda Siap Dampingi Petani dan Nelayan   ●   
  • Bubarkan Panitia HUT ke-6, Dumai Jadi Tuan Rumah HUT ke-7 JMSI Tahun 2027   ●   
  • Genjot PAD, Bupati Kampar Pimpin Rapat Percepatan Penerimaan PAD Tahun 2026   ●   
  • Bupati Ahmad Yuzar Sambut Kepulangan Jamaah Haji Kampar Kloter 05   ●   
In Memoriam Dr. Chaidir Dari DPRD hingga FKPMR, Pengabdian yang Tak Pernah Padam
Selasa 18 November 2025, 21:45 WIB
👁66745

 

Pekanbaru, berazamcom – Riau kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya. Ketua Umum Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR), Dr. drh. H. Chaidir, MM, sosok yang selama ini dikenal bijak, kritis, dan penuh kepedulian, wafat pada Selasa (18/11/2025) petang. Almarhum menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Prima Pekanbaru pada pukul 17.43 WIB setelah menjalani perawatan karena sakit.

Kepergian Chaidir meninggalkan duka mendalam, bukan hanya bagi keluarga dan kerabat, tetapi juga bagi masyarakat Riau yang selama ini mengenal beliau sebagai tokoh panutan. Selama puluhan tahun perjalanan hidupnya, almarhum menjadi ruang tempat banyak orang bertukar pikiran, mengadu, dan membangun harapan untuk Riau.

Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, tak dapat menyembunyikan rasa kehilangan. Baginya, Chaidir bukan sekadar tokoh masyarakat, tetapi juga seorang pemikir yang pandangannya memberi arah bagi pembangunan daerah.

“Riau sangat kehilangan salah satu tokoh terbaiknya. Beliau memiliki kontribusi besar dalam pembangunan provinsi ini. Pemikirannya tajam, dan beliau selalu kritis dalam memberi masukan positif,” ucapnya dengan nada berkabung.

Ia mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga diberi ketabahan. “Semoga beliau husnul khatimah,” tambahnya lirih.

Rasa kehilangan yang sama dirasakan Robert Hendriko, aktivis 98 yang juga Ketua Forum LSM Riau Bersatu. Ia mengaku masih terkejut, sebab hanya sepekan lalu almarhum menghubunginya untuk berdiskusi tentang kondisi Riau.

“Kami sudah berjanji untuk bertemu, tapi Tuhan berkehendak lain,” kenangnya dengan suara bergetar.

Robert bercerita bahwa Chaidir adalah figur yang selalu memberi ruang kepada generasi muda untuk berdiskusi dan mengembangkan gagasan. Ia teringat bagaimana almarhum mendampinginya saat menjadi ketua panitia Seminar Nasional 79 Tahun Indonesia Merdeka.

“Setiap hari beliau menyemangati saya agar acaranya sukses. Beliau benar-benar peduli,” ujarnya.

Chaidir, lahir di Rokan Hulu pada 29 Mei 1952, bukan hanya seorang intelektual dengan gelar akademis lengkap—Doktor, Magister Manajemen, dokter hewan—tetapi juga seorang manusia yang menjadikan ilmu dan wawasannya sebagai jalan pengabdian. Ia meraih gelar doktor dengan predikat cum laude pada 2017, tetapi kerendahan hatinya membuatnya selalu dekat dengan masyarakat.

Dalam perjalanan kariernya, Chaidir dua kali dipercaya memimpin DPRD Provinsi Riau (1999–2004 dan 2004–2009). Di lembaga legislatif itu, ia dikenal sebagai figur yang berani, kritis, sekaligus visioner. Pandangannya kerap menjadi rujukan dalam isu pembangunan dan kemasyarakatan.

Sebagai Ketua FKPMR—jabatan yang kembali ia emban pada 2025 untuk periode 2025–2030—Chaidir memperjuangkan suara rakyat, menjembatani aspirasi masyarakat, dan menjadi mitra pemerintah. Di mata banyak orang, ia adalah sosok yang memadukan kecendekiaan dan keberpihakan kepada rakyat.

Aktivitasnya di berbagai organisasi, termasuk di Partai Demokrat, Asprov PSSI Riau, hingga institusi pendidikan, semakin mempertegas luasnya jejak pengabdian beliau.

Kini, setelah perjalanan panjangnya berakhir, yang tertinggal adalah teladan, gagasan, dan semangatnya untuk membangun Riau. Kepergian Chaidir menjadi kehilangan besar bagi banyak kalangan. Birokrat, akademisi, politisi, tokoh adat, hingga masyarakat umum yang pernah merasakan sentuhan pemikirannya.

Riau berduka. Namun jejak baktinya tetap hidup. Semoga segala amal baik almarhum diterima Allah SWT dan menjadi cahaya bagi generasi penerus yang melanjutkan perjuangannya.(*)

 

[] bazm02




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top