Minggu, 14 Juni 2026

Breaking News

  • Tak Sekadar Passion, Raditya Dika dan Rizky Arief Kupas Kunci Sukses Monetisasi Bisnis di Universitas Pertamina   ●   
  • JMSI Riau Anugerahi PIN EMAS ke Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Siap Hadir   ●   
  • Panitia HUT JMSI ke 6 Silaturahmi dengan UAS, Salah Satu Penerima JMSI Award   ●   
  • Wabup Syamsurizal Ingatkan Ancaman Serius Generasi Muda : HIV, Narkoba, dan Pergaulan Bebas    ●   
  • Plt Gubri SF Hariyanto Instruksikan Kadis PUPR Tingkatkan Pengawasan Infrastruktur di Lapangan   ●   
Elevasi Waduk Koto Panjang Kampar Turun, Saat Ini 76,70 Mdpl
Jumat 12 Desember 2025, 09:31 WIB
👁54767

 

Kampar, berazamcom – Elavasi Waduk PLTA Koto Panjang, Kampar, Riau, pada Jumat pagi (12/12/2025) terpantau mengalami sedikit penurunan elevasi dibandingkan hari sebelumnya.

Informasi ini disampaikan oleh Manager PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah, melalui perwakilannya, Erikmon yang secara berkala melaporkan kondisi terkini elevasi Waduk PLTA Koto Panjang tersebut.

Berdasarkan laporan resmi pada pukul 07.00 WIB, elevasi waduk tercatat di angka 76,70 meter di atas permukaan laut (mdpl). Angka ini turun tipis dibandingkan data Kamis pagi yang berada pada 76,74 mdpl.

Debit air masuk (inflow) pada Jumat pagi berada di posisi 310,79 meter kubik per detik, sama dengan debit air yang dikeluarkan melalui turbin (outflow), yaitu 310,79 m³/detik, sehingga elevasi terjaga stabil.

Sementara sehari sebelumnya, Kamis (11/12/2025), inflow tercatat jauh lebih tinggi, yakni 752,42 m³/detik, dengan outflow 311,12 m³/detik.

Erikmon menjelaskan bahwa penurunan elevasi yang hanya sekitar 4 sentimeter masih tergolong wajar dan tidak mengganggu operasional pembangkit.

“Kondisinya aman dan stabil. Elevasi sedikit turun karena inflow yang masuk sudah kembali normal dan seimbang dengan outflow,” ujarnya.

PLTA kembali mengimbau masyarakat agar tetap merujuk pada informasi resmi saat memantau kondisi waduk, terutama pada musim hujan di mana potensi berita menyesatkan sering bermunculan.

Pihak PLTA menegaskan bahwa setiap perubahan signifikan, termasuk pembukaan spillway, pasti akan diumumkan secara resmi dan tidak akan dilakukan tanpa dasar teknis yang jelas.

"Dengan kondisi saat ini, status elevasi masih berada pada rentang aman dan jauh dari kategori High Water Level (HWL) yang dimulai dari 83,00 mdpl," tukasnya. (*)

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top