Kamis, 27 Agustus 2026

Breaking News

  • Hadapi Variasi Ukuran Produk Tekstil, Mahasiswa UPER Rancang Alat Bantu Quality Control   ●   
  • Karhutla di Taman Nasional Zamrud Nyaris Sentuh Sumur Minyak BSP, Bupati Siak Bertahan hingga Dini Hari.   ●   
  • Kebakaran Lahan Makin Meluas, Pemko Pekanbaru Naikkan Status Karhutla Jadi Tanggap Darurat   ●   
  • Peringati Maulid Nabi, Wabup Siak Syamsurizal Ajak Masyarakat Cegah Karhutla dan Jaga Lingkungan   ●   
  • Atasi Kabut Asap, Tiga Ton Garam Disemai di Tujuh Wilayah Riau dalam Operasi Modifikasi Cuaca   ●   
Siapkan Anggaran Rp100 Miliar, Pemko Pekanbaru Fokus Benahi Drainase di 2026
Rabu 07 Januari 2026, 10:29 WIB
👁105859
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Makarius Anwar saat memberikan keterangan kepada awak media seusai menghadiri rapat paripurna di DPRD Kota Pekanbaru, Selasa (6/1/2026) sore

 

Pekanbaru, berazamcom – Pemerintah Kota Pekanbaru memprioritaskan perbaikan sistem drainase pada 2026. Alokasi anggaran untuk program tersebut diperkirakan mencapai lebih dari Rp100 miliar. Kebijakan ini diambil seiring masih tingginya titik genangan di sejumlah kawasan.

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Makarius Anwar, menyampaikan hal itu usai rapat paripurna di DPRD Kota Pekanbaru, Selasa (6/1/2026) sore. Ia menyebut, porsi anggaran drainase tahun depan akan lebih besar jika dibandingkan dengan pembangunan jalan.

“Postur anggaran kita lebih banyak ke drainase untuk tahun 2026. Namun penyelesaian jalan tetap berjalan karena masih ada sekitar 30 persen jalan yang belum layak,” ujarnya.

Makarius menjelaskan, detail lokasi prioritas perbaikan akan mengacu pada masterplan drainase kota. Tahap awal pemerintah akan membenahi saluran berukuran besar sebelum menyasar drainase lingkungan.

“Parit besar kita dahulukan. Untuk saluran kecil bisa dikerjakan melalui operasi pemeliharaan maupun gotong royong masyarakat, Kalau anggaran sudah diketuk. Kita kerjakan, kita gaspol” tutupnya.

Di sisi lain, Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, menyatakan pihaknya terus melakukan normalisasi saluran di wilayah rawan banjir sebagai langkah preventif. Normalisasi dilakukan dengan pengerahan alat berat dan pasukan kuning.

Saat ini normalisasi berlangsung di sejumlah titik, antara lain Jalan Labersa, Jalan Garuda Sakti, Jalan Cendrawasih, kawasan Purwodadi, Jalan HR Soebrantas, serta Jalan Datuk Tunggul. PUPR juga menurunkan tim reaksi cepat untuk memantau potensi genangan.

“Kami menyiapkan tim untuk merespons cepat titik banjir yang mengganggu aktivitas masyarakat,” ujarnya.

Selain drainase kota, normalisasi juga dilakukan di alur sungai, termasuk Sungai Sail dan Sungai Air Hitam, guna meningkatkan kapasitas tampung aliran air dan menekan risiko banjir di kawasan sekitar. ***

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top