Selasa, 13 Oktober 2026

Breaking News

  • Berbaju Melayu Sultanah Latifah, Bupati Afni Pimpin Upacara HUT Siak, Sampaikan Pesan Kesetiaan dan Keadilan   ●   
  • Kembangkan Material Pendeteksi Mikroplastik, Peneliti UPER Manfaatkan Limbah Pelepah Sawit   ●   
  • Bupati Afni Lepas Kontingen PORSENI IGTKI Siak ke Kuansing   ●   
  • BMKG: Hujan Lebat Disertai Petir Bakal Terjadi di Subagian Wilayah Riau Hari Ini   ●   
  • Tradisi Tepuk Tepung Tawar Warnai Sertijab Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat   ●   
Pastikan Aman Dikonsumsi, BBPOM Pekanbaru Uji 22 Sampel Takjil di Jalan WR Supratman dan Pasar Takjil Jalan HOS Cokroaminoto
Sabtu 21 Februari 2026, 08:45 WIB
👁20423

 

Pekanbaru, berazamcom - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Pekanbaru (BBPOM) bersama lintas sektor melaksanakan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) dalam rangka Intensifikasi Pengawasan Pangan Ramadan di Pasar Takjil Jalan WR Supratman dan Pasar Takjil Jalan HOS Cokroaminoto, Kota Pekanbaru, Kamis (19/2/2026) sore.

Kepala BBPOM di Pekanbaru, Alex Sander, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan bahan pangan selama bulan Ramadan di Provinsi Riau, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait keamanan obat dan makanan, kosmetik, pencegahan stunting, serta pencegahan resistensi antimikroba.

“Momentum Ramadan menjadi perhatian khusus karena meningkatnya aktivitas penjualan pangan, terutama di pasar takjil. Kami ingin memastikan pangan yang dikonsumsi masyarakat aman dari bahan berbahaya,” ajarnya, Jumat (20/2).

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan sejumlah langkah pengawasan, antara lain pengambilan sampel pangan yang dicurigai mengandung bahan berbahaya dan pengujian terhadap empat parameter bahan berbahaya menggunakan rapid test kit, yakni Formalin, Boraks, Rhodamin B, dan Metanil Yellow.

Selain itu, BBPOM juga melakukan KIE melalui penyebaran leaflet bertema “Waspada 4 Bahan Berbahaya pada Pangan”, “Cek KLIK sebelum Berbelanja”, “BPOM Mobile”, “Pencegahan Resistensi Penggunaan Antimikroba”, “Bahan dalam Kosmetik”, serta “Cegah Stunting itu Penting”. Edukasi juga diberikan secara langsung kepada pedagang dan masyarakat di kedua lokasi pasar takjil.

Dari total 22 sampel pangan yang diuji di kedua pasar takjil tersebut, seluruhnya dinyatakan tidak terdeteksi mengandung bahan berbahaya seperti Formalin, Boraks, Rhodamin B, maupun Metanil Yellow.

BBPOM Pekanbaru mengimbau masyarakat untuk tetap menjadi konsumen cerdas dengan selalu menerapkan prinsip Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin edar, dan Kedaluwarsa) sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan, terutama selama Ramadan. (*)

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top