Rabu, 17 Juni 2026

Breaking News

  • UIR Duduki Peringkat Pertama Kampus Swasta Terbaik di Riau versi EduRank 2026   ●   
  • Dua Murid MAN 1 Pekanbaru Perkuat Merah Putih di Ajang Olimpiade Internasional   ●   
  • Karmila Sari Ajak Masyarakat Jadikan Tahun Baru Islam 1448 H Momentum Hijrah dan Perkuat Ukhuwah   ●   
  • Dr. Maxaxai Indra Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin APHTN-HAN Riau Periode 2026–2031   ●   
  • Tak Sekadar Passion, Raditya Dika dan Rizky Arief Kupas Kunci Sukses Monetisasi Bisnis di Universitas Pertamina   ●   
Dinkes Imbau Pedagang Pasar Ramadan di Pekanbaru Jangan Campur Takjil Dengan Bahan Berbahaya
Sabtu 28 Februari 2026, 09:22 WIB
👁14010
Ilustrasi

 

Pekanbaru, berazamcom - Para pedagang di Pasar Ramadan 1447 H yang ada di Kota Pekanbaru jangan memakai bahan berbahaya untuk campuran makanan. Mereka jangan sampai memakai Boraks maupun Rhodamin B untuk campuran aneka takjil.

Adanya konsumsi berlebihan terhadap zat berbahaya ini tentu bisa memicu penyakit. Konsumsi Boraks dalam jumlah banyak bisa memicu kanker.

"Kalau Boraks sendiri karsinogenik, yang bisa memicu sejumlah penyakit," papar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto.

Makanan maupun minuman dengan kandungan ini jelas berbahaya bagi organ tubuh. Ia mengatakan bahwa organ tubuh yang terancam akibat kandungan boraks tersebut adalah ginjal.

"Kami ikut membantu pengawasan kandungan bahan berbahaya dalam makanan," ujarnya.

Dirinya menyampaikan bahwa Tim Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru ikut membantu Balai BPOM Pekanbaru. Mereka ikut dalam pengambilan sampel takjil untuk pemeriksaaan kandungan di dalamnya.

"Pemeriksaan bukan hanya di Pasar Ramadan tapi di swalayan dan distributor makanan," ulasnya. (*)

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Berita Pilihan

Berita Terkini
Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top