Rabu, 17 Juni 2026

Breaking News

  • UIR Duduki Peringkat Pertama Kampus Swasta Terbaik di Riau versi EduRank 2026   ●   
  • Dua Murid MAN 1 Pekanbaru Perkuat Merah Putih di Ajang Olimpiade Internasional   ●   
  • Karmila Sari Ajak Masyarakat Jadikan Tahun Baru Islam 1448 H Momentum Hijrah dan Perkuat Ukhuwah   ●   
  • Dr. Maxaxai Indra Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin APHTN-HAN Riau Periode 2026–2031   ●   
  • Tak Sekadar Passion, Raditya Dika dan Rizky Arief Kupas Kunci Sukses Monetisasi Bisnis di Universitas Pertamina   ●   
Pancing Hujan, OMC Tabur Garam 15 Ton di Langit Riau
Sabtu 28 Februari 2026, 09:32 WIB
👁13374

 

Pekanbaru, berazamcom - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga saat ini masih melakukan kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Riau. Hingga saat ini, total sudah 15 ton garam di semai di langit wilayah provinsi Riau.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau, M Edy Afrizal melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Jim Gafur mengatakan, beberapa daerah yang sudah dilakukan OMC yakni di Kabupaten Bengkalis, Siak, Indragiri Hilir serta Kota Dumai.

“OMC masih terus dilanjutkan, saat ini sudah 15 ton garam di semai. Terutama didaerah pesisir Riau,” sebutnya.

Sementara itu, untuk Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dilaporkan terjadi ditiga daerah di Riau. Namun Karhutla ditiga daerah tersebut saat ini hanya tinggal proses pendinginan. Tiga daerah yang masih terjadi Karhutla tersebut yakni di Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, dan Siak. 

“Untuk di Kota Dumai Karhutla terjadi di Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai dan di Kelurahan Tanjung Palas Kecamatan Dumai Timur. Dilokasi tersebut saat ini masih dilakukan proses pendinginan,” katanya. 

Sementara itu, untuk di Kabupaten Bengkalis dilaporkan di Desa Sukarjo Mesim Kecamatan Rupat. Dan di Kabupaten Siak Karhutla di laporkan terjadi di Kecamatan Kandis. Didua Kabupaten tersebut, Karhutla juga dilaporkan sudah dalam proses pendinginan. 

“Sementara itu untuk Karhutla di Kabupaten Kampar dilaporkan sudah padam total,” ujarnya. (*)

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Berita Pilihan

Berita Terkini
Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top