Rabu, 17 Juni 2026

Breaking News

  • UIR Duduki Peringkat Pertama Kampus Swasta Terbaik di Riau versi EduRank 2026   ●   
  • Dua Murid MAN 1 Pekanbaru Perkuat Merah Putih di Ajang Olimpiade Internasional   ●   
  • Karmila Sari Ajak Masyarakat Jadikan Tahun Baru Islam 1448 H Momentum Hijrah dan Perkuat Ukhuwah   ●   
  • Dr. Maxaxai Indra Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin APHTN-HAN Riau Periode 2026–2031   ●   
  • Tak Sekadar Passion, Raditya Dika dan Rizky Arief Kupas Kunci Sukses Monetisasi Bisnis di Universitas Pertamina   ●   
Walikota Pekanbaru Dorong Masyarakat Mulai Memilah Sampah dari Rumah
Selasa 03 Maret 2026, 10:18 WIB
👁19469
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho meresmikan Kawasan Kelompok Masyarakat Sadar Sampah (Kemas) RW 01 Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Senin (2/3/2026) sore

 

Pekanbaru, berazamcom - Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho, mendorong masyarakat untuk bisa memilah sampah dari rumah. Mereka bukan cuma memilah tapi menjadikan sampah memiliki nilai jual.

Agung menyampaikannya usai meresmikan Kawasan Kelompok Masyarakat Sadar Sampah (Kemas) RW 01 Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Senin (2/3/2026) sore. Ia menilai Kemas ini dibentuk sebagai rasa kepedulian masyarakat terhadap persoalan sampah.

Kelompok ini memilah sampah organik dan non organik. Masyarakat juga bisa mengolah sampah rumah tangga menjadi produk yang bernilai.

"Kami sangat mengapresiasi atas kepedulian masyarakat terhadap sampah,hari ini kita resmikan Kemas," ulasnya.

Menurutnya, Kemas aktif melakukan pemilahan sampah dari sumbernya yakni dari rumah masyarakat. Saat ini ada 70 rumah tangga yang tergabung dalam Kemas di kawasan itu.

Mereka juga membuat satu aplikasi yang dapat mengetahui berapa jumlah organik, non organik dan sampah residu. Nantinya Kemas mengetahui berapa pengurangan sampah dari wilayah ini ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar II.

Ada sejumlah produk yang dihasilkan Kemas dari pengolahan sampah ini. Produk itu di antaranya maggot, eco enzim dari kulit buah segar dan turunannya.

"Sehingga bisa diolah menjadi sabun cuci piring, sabun padat, dan ada olahan minyak jelantah yang dijadikan lilin dengan aromaterapi," ulasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung Kemas dalam pengolahan sampah rumah tangga.

"Kami siap untuk pendampingan, kebutuhan untuk kegiatan ini dan kita carikan CSR. Kegiatan ini non-APBD," ulasnya.

Kemas ini sangat positif terutama dalam menimbulkan kesadaran masyarakat terhadap pemilahan sampah. (*)

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Berita Pilihan

Berita Terkini
Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top