Selasa, 1 September 2026

Breaking News

  • Kabut Asap Kembali Selimuti Pekanbaru, Kualitas Udara Tidak Sehat   ●   
  • Sinergi Pemkab Siak dan Dunia Usaha, 30 Km Jalan Kabupaten Diperbaiki dari Program CSR    ●   
  • Pemerintah Pusat Kucurkan Rp17 Miliar untuk Revitalisasi 16 Sekolah di Pekanbaru   ●   
  • Heli Water Bombing Dikerahkan Padamkan Karhutla di Inhu dan Bengkalis   ●   
  • Perkuat Komitmen Penanganan Karhutla, Pemprov Riau Akan Gelar Rakor Bersama Seluruh Desa   ●   
Meski Terancam Masalah Keuangan, Plt Gubri Minta Pemda Tidak Berhentikan PPPK
Senin 13 April 2026, 10:51 WIB
👁14434
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto

 

Pekanbaru, berazamcom - Meski terancam persoalan keuangan daerah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengupayakan tidak ada pemberhentian terhadap tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Terlebih lagi berdasarkan UU HKPD No. 1 Tahun 2022, pemerintah daerah (pemda) wajib membatasi belanja pegawai maksimal 30% dari total APBD, yang memicu kekhawatiran PHK bagi PPPK di banyak daerah.

"Kebijakan ini wajib diterapkan pada 5 Januari 2027, terhitung 5 tahun sejak UU disahkan pada 2022 dan berlaku selama 5 tahun setelahnya," kata Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto.

Namun, dikatakan SF Hariyanto, Pemprov Riau akan menerbitkan surat edaran (SE) kepada pemerintah kabupaten kota atas larangan pemberhentian PPPK tersebut.

"Saya akan terbitkan SE, akan saya berikan memo kepada bupati dan wali kota agar tidak ada pemecatan PPPK," dikatakan SF Hariyanto.

SF Hariyanto mendorong pemerintah daerah untuk mengupayakan penggunaan keuangan secara maksimal. Baik efisiensi perjalanan dinas, ataupun pemotongan anggaran kegiatan yang tidak masuk dalam skala prioritas.

"Sudah ada beberapa daerah yang memberhentikan PPPK. Jangan sampai hal ini malah menimbulkan gejolak dan terjadi di Riau, malu kita," katanya.

Untuk itu, SF Hariyanto berharap seluruh sektor dapat membantu melakukan penguatan pendapatan daerah.

"Ada 17 ribu tenaga PPPK kita saat ini. Saya minta kita semua untuk saling bersinergi dalam meningkatkan pendapatan, bekerja dengan jujur agar tata kelola keuangan lebih bersih, transparan dan berkeadilan," katanya. (*)

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top