Kamis, 16 Juli 2026

Breaking News

  • Walikota Agung Nugroho Kembali Lantik 16 Pejabat Baru di Lingkungan Pemko Pekanbaru   ●   
  • Wabup Misharti Buka Secara Resmi Apresiasi Duta Genre Dan Jambore Adujak Remaja Genre Tingkat Kabupaten Kampar   ●   
  • Panen Perdana Padi Zakat Produktif di Siak, Mustahik Didorong Menjadi Petani Mandiri   ●   
  • MAN 1 Pekanbaru Top 11 SMA/MA Negeri Terbaik Se-Indonesia Berdasarkan Hasil OSN-K 2026   ●   
  • Perpres 111/2025 Terbit, Karmila Minta Pemerintah Perkuat Regulasi Terkait LGBT   ●   
Panen Perdana Padi Zakat Produktif di Siak, Mustahik Didorong Menjadi Petani Mandiri
Kamis 16 Juli 2026, 10:24 WIB
👁3039

 

Bungaraya, berazamcom – Program zakat produktif yang dijalankan BAZNAS Kabupaten Siak mulai menunjukkan hasil. Sebanyak sembilan petani penerima manfaat zakat (mustahik) memanen padi perdana di lahan seluas 9 hektare di Kampung Bungaraya, Rabu (15/7/2026), program ini bagian dari upaya Baznas meningkatkan hasil pertanian padi di Kecamatan Bungaraya.

Panen raya tersebut dihadiri Bupati Siak, Afni Z yang menilai program itu sebagai model pemberdayaan zakat yang mampu mengubah pola bantuan dari konsumtif menjadi produktif.

"Program ini tidak sekadar memberi bantuan, tetapi memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berusaha dan memperoleh penghasilan secara berkelanjutan," kata Afni.

Program tersebut dikelola melalui skema penyewaan lahan selama lima tahun dengan total investasi Rp720 juta dari dana zakat. Setiap musim tanam, lahan dikelola oleh kelompok mustahik yang berbeda. Pada musim tanam pertama, sembilan mustahik masing-masing menggarap satu hektare lahan.

Melalui sistem bergulir itu, BAZNAS Kabupaten Siak menargetkan sebanyak 90 kepala keluarga miskin dapat memperoleh manfaat program dalam lima tahun ke depan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan dan keluar dari kemiskinan.

Pelaksanaan program juga didukung TNI Angkatan Darat melalui Brigif TP 89/Gempam Gasib. Prajurit TNI mendampingi petani dalam pengoperasian alat pertanian modern, pengelolaan irigasi, hingga penerapan teknologi pertanian untuk meningkatkan produktivitas lahan.

Sinergi Pemerintah Kabupaten Siak, BAZNAS, TNI, dan masyarakat tersebut diharapkan menjadi model pemberdayaan zakat berbasis pertanian yang dapat direplikasi di kecamatan lain guna mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top