Selasa, 11 Agustus 2026

Breaking News

  • Bupati Kampar Ikuti Rakor Penanganan Peningkatan Eskalasi Karhutla   ●   
  • Pemko Pekanbaru Tegaskan Aset STC Kini Jadi Milik Pemda, Nasib Pedagang Masih Dikaji   ●   
  • Hadapi Fase El Nino Kuat, Pemprov Riau Waspada Karhutla   ●   
  • 18 Posko dan Tim Respons Cepat Disiapkan Hadapi Karhutla di Riau   ●   
  • 25 Tahun Lalu Jadi Peserta, Kini Bupati Afni Lepas 33 Pramuka Siak ke Jamnas   ●   
Bupati Kampar Ikuti Rakor Penanganan Peningkatan Eskalasi Karhutla
Selasa 11 Agustus 2026, 13:18 WIB
👁2986

 

Bangkinang Kota, berazamcom – Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., MT mengikuti Rapat Koordinasi Penanganan Peningkatan Eskalasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), yang dilaksanakan di Ruang Command Center Kantor Bupati Kampar, Senin (10/8/2026).

Rapat koordinasi tersebut tersambung secara daring dengan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Dr. Suharyanto.

Turut hadir dalam rakor tersebut Asisten II Setda Kampar Drs. Muhammad, perwakilan Polres Kampar, perwakilan Kodim 0313/KPR, serta sejumlah kepala perangkat daerah dan dinas terkait.

Rakor ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah bersama TNI, Polri, perangkat daerah terkait, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi peningkatan eskalasi karhutla, khususnya memasuki periode musim kemarau.

Dalam rakor tersebut dibahas berbagai langkah strategis untuk meningkatkan upaya pencegahan dan kesiapsiagaan, pemantauan wilayah rawan, deteksi dini, hingga respons cepat terhadap potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Usai mengikuti rakor, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan bahwa upaya pengendalian karhutla menjadi perhatian serius pemerintah, terutama dalam menghadapi kondisi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.

Ia menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan koordinasi dan sinergi dari seluruh unsur. Tidak hanya pemerintah daerah, tetapi juga aparat keamanan, perangkat daerah terkait, dunia usaha, hingga masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya kebakaran.

Bupati juga mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan serta melakukan langkah-langkah pencegahan sejak dini, terutama di wilayah yang masuk dalam kategori rawan karhutla.

Pemerintah Kabupaten Kampar, lanjutnya, akan terus memperkuat koordinasi bersama TNI, Polri, perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, serta seluruh pihak terkait dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla di wilayah Kabupaten Kampar. [Advertorial]

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top