Selasa, 22 September 2026

Breaking News

  • Pemkab Siak Prioritaskan Empat Wilayah untuk Pembersihan Sungai   ●   
  • Pekanbaru Zero Hotspot, Pemko Perkuat Penanggulangan Dampak Kabut Asap Kiriman   ●   
  • BMKG: Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Besar Wilayah Riau Hari Ini   ●   
  • Hotspot Sumatera Capai 1.149 13 Titik, Riau Masih Terdeteksi 13 Titik Panas   ●   
  • Jadi Tuan Rumah Porsenijar Riau 2026, Bupati Afni Targetkan Siak Juara Umum   ●   
Pekanbaru Zero Hotspot, Pemko Perkuat Penanggulangan Dampak Kabut Asap Kiriman
Selasa 22 September 2026, 10:53 WIB
👁4205
Sekdako Pekanbaru, Zulhelmi Arifin

 

Pekanbaru, berazamcom - Kabut asap yang masih menyelimuti Kota Pekanbaru, dipastikan bukan berasal dari wilayah setempat. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, memastikan titik api atau hotspot di wilayahnya tidak ada atau zero hotspot.

Kabut asap dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang memperburuk kualitas udara hingga menyentuh angka Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) 200 lebih ini, murni merupakan kabut asap kiriman.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin menjelaskan bahwa arah angin dari selatan memicu penumpukan asap dari daerah tetangga ke arah utara menuju Pekanbaru.

"Titik api kita tidak ada di Pekanbaru, nol. Hanya ada 22 titik di se-Riau, sisanya terbanyak dari Sumatra Selatan dan Jambi. Karena angin bertiup dari selatan ke utara, asapnya menumpuk di tempat kita," kata Zulhelmi Arifin, Senin (21/9/2026).

Menurutnya, Pemko Pekanbaru telah melakukan sejumlah langkah penanggulangan. Mulai dari menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi peserta didik dalam upaya melindungi kesehatan anak, hingga membagikan masker gratis ke tengah masyarakat.

Pria yang akrab disapa Ami ini, juga memastikan kesiapsiagaan fasilitas kesehatan pemerintah.

"Untuk Puskesmas dan RSUD Madani disiagakan dengan stok obat-obatan ISPA serta peralatan terapi pernapasan atau nebulizer," jelasnya.

Ami mengimbau warga agar mengurangi aktivitas di luar rumah dan selalu mengenakan masker. Sementara itu, BMKG memprediksi adanya potensi hujan merata di wilayah Sumatra dalam dua hari ke depan yang diharapkan mampu menyapu kabut asap. (*)

 

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top